Breaking News:

Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kulon Progo Terus Digencarkan, Termasuk Bagi Transgender

Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo terus digencarkan. Termasuk bagi kaum transgender di kabupaten tersebut.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
thisweekinpalestine.com
ilustrasi vaksin 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo terus digencarkan. Termasuk bagi kaum transgender di kabupaten tersebut.

Sebab mereka juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan suntikan vaksinasi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami mengatakan vaksinasi bagi kaum transgender sudah dikomunikasikan dengan komunitas tersebut. 

Baca juga: Dinkes Gunungkidul Pastikan Transgender Tetap Terlayani Vaksinasi COVID-19

Supaya mereka mendaftarkan vaksinasi seperti kelompok masyarakat lainnya baik di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) maupun di tingkat kapanewon dan kalurahan. 

Sehingga bagi transgender yang ingin mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 tidak ada perlakuan khusus. 

"Total transgender di Kulon Progo ada 12 orang. Sebagian dari mereka sudah divaksin. Namun untuk data rincinya yang sudah divaksin belum tahu berapa jumlahnya," kata Sri Budi saat dihubungi, Minggu (12/9/2021). 

Namun vaksinasi bagi transgender yang menderita HIV/AIDS atau sering disebut ODHA dilaksanakan bersamaan dengan jadwal vaksinasi yang ada di RSUD Wates. 

Apapun syarat transgender yang ingin mengikuti vaksinasi dengan memakai kartu tanda penduduk (KTP) kemudian tinggal mengikuti alur yang sudah ditetapkan di tempat vaksinasi.

Baca juga: Transgender Tanpa NIK di DIY Tetap Dapat Menerima Vaksin Covid-19

Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kulon Progo per Minggu (12/9/2021) ini, total capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 64,01 persen dari target 342.729 target sasaran.

Rinciannya, vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) sebesar 173,61 persen (4.979 orang), pelayanan publik 257,89 persen (96.135 orang), lansia 45,31 persen (28.567 orang), masyarakat umum dan rentan 39,19 persen (79.452 orang) serta remaja 22,44 persen (8.252 orang). (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved