Breaking News:

Transgender Tanpa NIK di DIY Tetap Dapat Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes DIY telah berkoordinasi dengan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil agar vaksinasi dapat melayani masyarakat tanpa NIK.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menyebut bahwa warga yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) tetap dapat memperoleh suntikan vaksin Covid-19.

Seperti diketahui, saat ini masih ditemui warga transgender yang belum memiliki NIK lantaran masuk dalam kelompok marjinal.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan jika ada transgender yang belum memiliki NIK bisa tetap menerima suntikan vaksin. 

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil agar vaksinasi dapat melayani masyarakat tanpa NIK.

"Bisa (menerima vaksin), nanti akan dikoordinasikan dengan Dukcapil," jelasnya.

Berty tidak bisa menyebut jumlah transgender di DIY yang telah menerima vaksin Covid-19. 

Sebab, tidak ada variabel khusus transgender dalam pendataan penerima vaksin.

Transgender bisa saja masuk dalam katagori sasaran warga lanjut usia (lansia) jika umurnya di atas 60 tahun atau masuk dalam kelompok sasaran masyarakat umum.

"Karena tidak ada variabel tersendiri," bebernya.

Lebih jauh, Berty merinci, cakupan vaksinasi di DIY hingga Sabtu (11/9/2021) lalu telah menyentuh angka 67,91 persen.

Dari total sasaran sebanyak 2.879.699 orang, sebanyak 1.955.736 orang telah menerima suntikan dosis pertama.

Sedangkan sebanyak 884.021 orang atau setara 14,17 persennya telah menuntaskan vaksinasi dengan menerima injeksi hingga dosis kedua. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved