Breaking News:

Sudah 4 Kecamatan di Klaten Terima UGR Tol Yogyakarta-Solo, Nilainya Capai Rp 800 Miliar

Panitia pembebasan lahan terdampak tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten telah membayarkan Uang Ganti Rugi (UGR) sekitar Rp 800 miliar di daerah itu

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Seorang warga melintas di sekitar patok tol Yogyakarta-Solo di Desa Kuncen, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Kamis (12/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Panitia pembebasan lahan terdampak tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten telah membayarkan Uang Ganti Rugi (UGR) sekitar Rp 800 miliar di daerah itu.

Uang sebanyak Rp 800 miliar itu, digunakan untuk melakukan pembayaran lahan terdampak tol yang tersebar di 12 desa dari 4 kecamatan.

Adapun empat kecamatan itu yakni, Kecamatan Delanggu, Polanharjo, Ceper dan Karanganom.

"Total semua yang sudah terbayar kurang lebih Rp800 milyar. Itu terdiri dari 12 desa di 4 kecamatan," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pengadaan Tanah BPN Klaten Sulistiyono saat ditemui di Desa Kadirejo, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Warga Non-DTKS Gunungkidul Diupayakan Turut Mendapat Bansos

Menurut Sulit, pembayaran UGR tanah terdampak pembangunan proyek strategis nasional (PSN) itu melebihi harga pasaran tanah yanga da di desa-desa yang dilalui tol tersebut.

Ia pun mengimbau warga untuk tidak boros dalam memanfaatkan uang yang di dapat.

Selain itu, Sulis juga meminta, bagi warga yang telah menerima pembayaran UGR untuk tidak menanami lagi tanah atau pekarangan tersebut dengan tanaman baru.

Sebab, bisa saja sewaktu-waktu proyek fisik tol mulai dikerjakan.

"Nanti yang sudah terbayarkan UGR-nya itu kan istilahnya tanahnya sudah jadi milik negara. Nanti kalau bekas pemilik menanam lagi, kan bisa rugi kalau proyek langsung jalan. Kita sudah peringatkan juga," jelasnya.

Untuk Klaten sendiri, diketahui terdapat 50 desa yang tersebar di 11 kecamatan yang bakal dilalui oleh jalan tol Yogyakarta-Solo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved