BPPD DIY Sosialisasi Gerakan Wisata Sehat di Gunungkidul Agar Ekonomi Pulih di Masa Pandemi
Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosialisasi Gerakan Wisata Sehat di Gunungkidul.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosialisasi Gerakan Wisata Sehat di Gunungkidul. Kegiatan tersebut berlangsung di Telaga Jonge, Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Rabu (9/6/2021).
Adapun gerakan ini digulirkan untuk mendukung program pemulihan ekonomi di masa pandemi utamanya di sektor pariwisata. Hal ini penting dilakukan mengingat pandemi covid telah berimbas cukup besar di sektor yang menyumbang pendapatan daerah cukup besar di Gunungkidul.
Baca juga: Berbagai Hal yang Perlu Anda Tahu Tentang Work From Jogja, Dorong Pemulihan Ekonomi di DIY
Ekonomi Mikro Belum Bergerak
Bupati Gunungkidul Sunaryanta optimis dengan program tersebut.
Dirinya menjabarkan bahwa sektor ekonomi makro di Gunungkidul sejauh ini bergerak sekitar 1 sampai 2 persen. Namun dalam masa setahun pascapandemi covid-19 ini, pertumbuhan ekonomi mikro masih belum terlihat.
Oleh karena itu, dirinya mendorong adanya program-program yang mampu mengangkat pertumbuhan sektor ekonomi ini dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi di masa pandemi ini.
Satu di antaranya adalah menyambut optimis gerakan wisata sehat yang dicanangkan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY.
Ia menilai bahwa gerakan itu menjadi hal yang penting bagi dunia pariwisata. Apalagi sektor pariwisata ini termasuk yang menyumbang pendapatan daerah cukup tinggi.
"Ekonomi perlu bergerak, tapi tentu ada cara dan solusinya, termasuk ketegasan dalam penerapan prokes," ujarnya.
Dirinya berharap sosialisasi dan diskusi Gerakan Wisata Sehat ini menghasilkan dampak positif. Terutama bagi sektor ekonomi kerakyatan yang jadi program prioritasnya.
"Saya yakin ke depan ekonomi masyarakat akan segera bergerak baik secara lokal atau nasional," kata Sunaryanta.
Baca juga: Pemda DIY Akan Perkuat Upaya Pengawasan dan Pembinaan di Tempat Wisata
Apa itu Gerakan Wisata Sehat?
Ketua BPPD DIY GKR Bendara mengatakan Gerakan Wisata Sehat diperlukan agar sektor pariwisata di DIY, termasuk di Gunungkidul, tetap hidup.
"Apalagi di awal 2022 ditargetkan sektor pariwisata DIY sudah kembali mendekati normal," kata Bendara dalam sambutannya.
Meski demikian, ia mengakui hal tersebut masih banyak menemui kendala. Terutama mengingat situasi pandemi COVID-19 saat ini masih belum menentu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cegah-fenomena-nuthuk-dispar-gunungkidul-rutin-keluarkan-edaran.jpg)