Breaking News:

BPPD DIY Sosialisasi Gerakan Wisata Sehat di Gunungkidul Agar Ekonomi Pulih di Masa Pandemi

Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosialisasi Gerakan Wisata Sehat di Gunungkidul.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ilustrasi - Obyek Wisata Pantai Baron 

"Saya yakin ke depan ekonomi masyarakat akan segera bergerak baik secara lokal atau nasional," kata Sunaryanta.

Baca juga: Pemda DIY Akan Perkuat Upaya Pengawasan dan Pembinaan di Tempat Wisata

Apa itu Gerakan Wisata Sehat?

Ketua BPPD DIY GKR Bendara mengatakan Gerakan Wisata Sehat diperlukan agar sektor pariwisata di DIY, termasuk di Gunungkidul, tetap hidup.

"Apalagi di awal 2022 ditargetkan sektor pariwisata DIY sudah kembali mendekati normal," kata Bendara dalam sambutannya.

Meski demikian, ia mengakui hal tersebut masih banyak menemui kendala. Terutama mengingat situasi pandemi COVID-19 saat ini masih belum menentu.

Itu sebabnya, Bendara berharap lewat sosialisasi Gerakan Wisata Sehat sektor wisata bisa kembali bergerak. Namun ia menegaskan gerakan dilakukan secara perlahan agar tidak berdampak pada kenaikan kasus baru.

"Harus ada ruang eksplorasi agar tetap bergerak, ketimbang ditutup sama sekali," ujarnya.

Di sisi lain, Bendara mengharapkan para pelaku wisata menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara tegas baik secara internal maupun bagi wisatawan. Sebab ia menilai masih ada pengelola yang segan untuk menegur.

Ia memahami jika pengelola segan untuk menegur lantaran respon yang didapat dari pengunjung bisa jadi kurang menyenangkan. Namun ia menegaskan teguran diperlukan untuk kebaikan bersama.

"Perlu ada dorongan dari pemerintah kabupaten juga agar pelaku wisata bisa lebih menjalankan prokesnya," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved