Breaking News:

Dukung Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak, Orang Tua Wajib Penuhi Kebutuhan Seratnya Setiap Hari

Serat menjadi salah satu jenis zat gizi yang penting untuk dikonsumsi anak  agar sistem pencernaan bisa bekerja optimal.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Tangkapan layar webinar sekaligus kampanye ‘Jam Makan Serat’ untuk dukung tumbuh kembang anak 

Dia menjelaskan, serat yang cukup dapat memberikan perkembangan yang optimal ke otak, serta mempengaruhi emosi anak.

Selain itu, pola makan dengan serat yang cukup juga mencegah anak mengalami sembelit dan meningkatkan sistem daya tahan tubuh.

Sementara, Ahli Nutrisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof DR Dr Saptawati Bardosono MSc mengungkapkan orang tua perlu memiliki pengetahuan yang cukup terkait asupan serat itu.

“Cara mudah untuk memastikan anak mendapat cukup serat adalah dengan memperkenalkan anak dengan berbagai jenis serat, hingga membiasakan konsumsi makanan berserat,” ungkapnya.

Beberapa pilihan jenis makanan berserat antara lain buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga makanan yang diperkaya serat. 

“Beberapa contoh makanan kaya serat, yaitu ada sereal sarapan dari gandum utuh, roti gandum dan oats, barli dan gandum hitam. Ada juga buah-buahan seperti pir, melon dan jeruk. Kemudian sayuran seperti brokoli, wortel, dan jagung manis,” kata Prof Tati.

Ditambahkannya, penting bagi di kecil untuk mengkonsumsi serat dalam jumlah cukup sesuai AKG yang telah ditentukan berdasarkan kelompok umur. 

“Untuk anak usia 1-3 tahun, dibutuhkan setidaknya 19 gram serat setiap hari. Dalam bentuk makanan, 19 gram serat ini setara dengan hampir 2 kilogram wortel rebus atau 1,2 kilogram pepaya,” jelasnya.

Baca juga: Sebanyak 1.150 Calon Jemaah Haji di Klaten Kembali Batal Berangkat ke Tanah Suci

Prof Tati mengungkap, jumlah ini umumnya cukup sulit dipenuhi melalui makanan yang dikonsumsi sehari-hari dalam sekali makan. 

Oleh karena itu, dalam merencanakan pola makan serat sesuai kebutuhan anak, orang tua sebaiknya dapat mengatur jadwal makan serat untuk membiasakan anak menyantap makanan yang kaya kandungan serat dalam beberapa kali sehari.

“Diatur, misal tidak hanya di makanan utama, tapi juga di makanan tambahan seperti selingan atau camilan. Ini dilakukan agar kebutuhan serat harian anak tercukupi,” tandasnya. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved