Breaking News:

Yogyakarta

Sebanyak 45 PO Bus Pariwisata di DIY Limbung, DPRD DIY Usulkan Insentif Para Awak

Harapannya, dengan adanya insentif tersebut para supir angkutan umum dan yang lainnya tetap bisa bertahan hidup meski tidak beroperasi.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ilustrasi. Suasana Terminal Dhaksinarga Wonosari, Gunungkidul beberapa waktu lalu 

Akibatnya, banyak perusahaan transportasi yang kini mulai kolaps lantaran tak sanggup bertahan untuk operasional.

"Bukan pingsan lagi, tapi ya memang hampir semuanya kolaps. Lah bagaimana tidak, semuanya dibatasi," jelasnya.

Data Organda DIY mencatat 45 PO bus pariwisata, 12 PO bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 8 PO Bus Antar Koda Dalam Provinsi, semuanya dalam kondisi kolaps.

"Itu yang di Yogyakarta 45 PO bus pariwisata dan lainnya butuh sentuhan pemerintah," jelasnya.

Upaya audiensi dengan pemerintah DIY tak hanya sekali dilakukan oleh para perwakilan Organda DIY.

Namun, Hantoro menilai sampai saat ini belum ada progres yang nyata dari pemerintah.

"Ke bidang ekonomi, dinas pariwisata, Dishub semuanya sudah kami datangi. Namun ya belum ada progres. Kalau ke dewan memang belum," ujar Hantoro.

Baca juga: Sebanyak 76.053 Kendaraan Masuk DI Yogyakarta, Dishub DIY Fokus Pemudik Luar Wilayah Aglomerasi

Berdasarkan data Organda DIY saat ini, sedikitnya ada sekitar 2.000 armada yang kembali terancam tidak beroperasi akibat pelarangan mudik tahun ini. 

Sementara 5.000 driver dan kernet angkutan darat terancam kehilangan penghasilan dimomen mudik lebaran 2021 saat ini.

"Itu baru driver dan kernet saja ada sekitar 5.000 orang. Belum kami ada mekaniknya, administrasi dan karyawan lainnya bagaimana?" ungkap Hantoro.

Dirinya berharap pemerintah DIY segera mencarikan solusi atas kesulitan yang dialami oleh para pengusaha Organda tersebut.

"Misalnya untuk pemilik PO ya berikan relaksasi, kalau untuk awak kami ya berikan insentif. Karena kami kan juga membangun ekonomi juga, lewat transportasi ya banyak wisatawan yang berkunjung ke DIY," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved