Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Komunitas Sedulure Dewee dari Yogyakarta, Jadi Tempat Curhat Nasabah Terjerat Pinjol Ilegal

Selain menjadi tempat curhat nasabah, Komunitas Sedulure Dewee ikut memberikan solusi bagaimana agar mereka tidak terjerat pinjol ilegal.

istimewa
Anggota Komunitas Sedulure Dewee 

“Biaya adminnya di depan itu. Tiba-tiba masuk saja ke rekening mereka. Padahal, bisa saja mereka tidak benar-benar ingin meminjam, hanya mencoba-coba,” tutur Andre menjelaskan.

Seperti pepatah sudah jatuh tertimpa tangga.

Mereka yang sedari awal hanya membutuhkan uang, justru harus terlilit pusaran pinjol ilegal.

Sebab, mereka harus membayar bunga pinjaman kurang lebih dari 20 persen dalam tenggat waktu 7-14 hari.

Padahal, nasabah juga tidak menerima uang secara utuh.

Lingkaran setan itu seperti tidak bisa diputus.

Mau tidak mau, mereka harus mencari cara agar terlepas dari siklus itu.

“Dari situ, biasanya nasabah mulai curhat ke Komunitas Sedulure Dewee ini. Ada yang curhat via WhatsApp atau datang ke sini kalau memang orang Yogyakarta,” katanya.

Ceritanya berbeda-beda, ada yang menjual aset, seperti rumah dan mobil, merasa putus asa, hingga ingin mengakhiri hidup.

Dari kisah-kisah nasabah terjerat pinjol ilegal itu, Komunitas Sedulure Dewee berupaya merangkul.

Halaman
1234
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved