Breaking News:

Kisah Inspiratif

Kisah Komunitas Sedulure Dewee dari Yogyakarta, Jadi Tempat Curhat Nasabah Terjerat Pinjol Ilegal

Selain menjadi tempat curhat nasabah, Komunitas Sedulure Dewee ikut memberikan solusi bagaimana agar mereka tidak terjerat pinjol ilegal.

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Anggota Komunitas Sedulure Dewee 

Menurutnya, ada korelasi antara pandemi yang melemahkan ekonomi seseorang dengan kebutuhan yang justru semakin meningkat.

“Baru-baru ini, kami juga dapat curhatan nasabah yang terjerat pinjol hingga puluhan aplikasi. Dia terjerat pinjol ilegal. Jadi, kena sampai seratusan juta,” tuturnya lagi.

Angka itu cukup fantastis lantaran sang nasabah awalnya tidak berniat meminjam sejumlah itu.

Ia hanya butuh beberapa juta untuk menambahkan dana bagi kebutuhan sehari-harinya.

Lambat laun, nasabah tersebut malah terjerat aplikasi pinjol ilegal yang terus menerus menguras hartanya.

Di sinilah letak kejanggalan awal mula jeratan manis pinjol ilegal.

“Jadi, pinjol ilegal itu tipenya bukan gali lubang tutup lubang, tapi gali lubang terus. Satu aplikasi pinjol ilegal setidaknya baru bisa ditutup dengan dua aplikasi pinjol ilegal lain,” jelas Andre.

Pinjamannya tidak besar, hanya berkisar Rp 1,5 juta - Rp 1,8 juta saja.

Akan tetapi, ada biaya-biaya terselubung yang tidak diketahui nasabah.

Sehingga, mereka hanya menerima sekitar Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta saja.

Baca juga: Bermimpi Memiiki Hutang, Waspada Adanya Kesulitan Finansial di Masa yang Akan Datang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved