Breaking News:

Pendidikan

Guru Bahasa Jawa Ungkapkan Kegelisahan Tak Masuk dalam Formasi PPPK

Jika P3K bagi guru bahasa Jawa tak ada, kesenjangan jumlah guru akan selalu terjadi, sementara setiap tahun guru yang pensiun bertambah.

istimewa
Audiensi guru bahasa Jawa di DPRD DIY, Senin (19/4/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar 300 guru bahasa Jawa se-DIY melakukan audiensi ke DPRD DIY, Senin  (19/4/2021) kemarin.

Rata-rata mereka berstatus pegawai tidak tetap (GTT) atau tenaga pembantu (naban).

Tujuan para guru tersebut utamanya menyampaikan keberatan yang telah dirasakan beberapa tahun terakhir, akibat guru bahasa daerah tak masuk dalam formasi penerimaan CPNS dengan format pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

"Formasi P3K itu sudah dimulai sejak 2020, di dalam slot tersebut mapel (mata pelajaran) bahasa daerah tidak mendapatkan formasi. Besar harapan kami nantinya rekan-rekan kami GTT itu mendapatkan slot formasi entah nanti dinaungi oleh DIY atau alhamdulillah kalau dapat dinaungi nasional juga," ungkap perwakilan guru, Purwati.

Baca juga: Tak Punya Banyak Kesempatan, Guru Honorer Bantul Minta Diangkat jadi Honorer Daerah 

Ia melanjutkan, banyak sekolah tidak mengadakan mata pelajaran bahasa Jawa karena tidak memiliki guru bahasa Jawa.

Sementara, masih banyak sarjana bahasa Jawa yang menganggur.

Dalam kesempatan yang sama, Prof Suwardi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengatakan saat ini banyak calon guru yang masih membutuhkan tempat yang sepantasnya.

"Guru bahasa Jawa ini jelas menjadi investasi pendidikan budi pekerti atau unggah-ungguh, yang memang tidak bisa terlihat dalam 1-2 tahun, tetapi mungkin 5-10 tahun," ungkapnya.

Menurutnya, jika P3K bagi guru bahasa Jawa tidak ada, kesenjangan jumlah guru akan selalu terjadi, sementara setiap tahun adanya guru yang pensiun tidak bisa ditolak.

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved