Breaking News:

Berita Kesehatan

Efek Buruk Terlalu Sering Menggunakan Obat Pereda Nyeri Saat Sakit Kepala

obat sakit kepala yang umum adalah jenis obat analgesik yang merupakan obat pereda nyeri yang sering dikonsumsi untuk mengurangi sakit kepala.

ist
Ilustrasi 

Oleh karena itu, yang terbaik adalah menghindari pengobatan dan belajar untuk mengatasi sakit kepala dengan cara yang lebih natural.

Penting juga untuk memberi tahu dokter jika obat sakit kepala perlu diminum lebih dari dua hari dalam seminggu.

Batasi asupan menjadi kurang dari 10 hari sebulan jika diperlukan.

Jika merasa sakit kepala bertahan lebih dari empat hari, hubungi dokter dan segera memeriksanya.

Cara Meredakan Sakit Kepala Tanpa Menggunakan Obat yang Dianjurkan Para Ahli

Sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia adalah kondisi terdapatnya rasa sakit di kepala, kadang di leher bagian belakang leher atau punggung bagian atas.

Gangguan sakit kepala sekilas memang terlihat sebagai suatu masalah yang sepele, namun kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas.

Ada banyak cara untuk mengatasi serangan sakit kepala, salah satunya dengan minum obat pereda nyeri.

Namun ada pula beberapa cara alternatif yang bisa Anda gunakan untuk mengusir penderitaan akibat sakit kepala.

Berikut cara meredakan sakit kepala tanpa menggunakan obat sebagaimana yang disarankan oleh para peneliti kesehatan :

  • Biofeedback

Studi menunjukkan, biofeedback sangat efektif untuk mengatasi migrain dan ketegangan di kepala. Sebuah analisis terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Headache menunjukkan terapi perilaku, seperti biofeedback, lebih hemat biaya dibandingkan pemberian resep obat.

  • Akupunktur

Sebuah analisis oleh para ahli yang dikenal sebagai Cochrane review menemukan,  akupunktur dapat membantu mencegah migrain akut dengan lebih sedikit efek samping. Bukti juga menunjukkan bahwa akupunktur dapat membantu orang dengan sakit kepala kronis

  • Pijat
Halaman
1234
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved