Breaking News:

Berita Kesehatan

Efek Buruk Terlalu Sering Menggunakan Obat Pereda Nyeri Saat Sakit Kepala

obat sakit kepala yang umum adalah jenis obat analgesik yang merupakan obat pereda nyeri yang sering dikonsumsi untuk mengurangi sakit kepala.

ist
Ilustrasi 

Di antaranya, pengobatan yang dibuat dengan kombinasi obat termasuk butalbital dapat meningkatkan sakit kepala dari yang episodik menjadi kronis.

Sedangkan ibuprofen dan acetaminophen adalah obat bebas yang biasanya dikonsumsi untuk mengatasi migrain yang berkepanjangan hingga 15 hari.

Kombinasi dengan triptan, sumatriptan, dan opioid juga digunakan.

Bagaimana Mengakhiri Sakit Kepala yang Dipicu Analgesik

Perlahan-lahan hentikan minum obat, meskipun mungkin sulit pada awalnya karena bisa memperburuk sakit kepala.

Namun, seiring waktu, sakit kepala mereda dengan penurunan obat secara bertahap.

Menyimpan buku harian dan mendokumentasikan gejala-gejala yang berhubungan dengan sakit kepala, dan membagikannya dengan dokter dapat membantu mengatasi masalah kesehatanmu.

Juga, menghindari pemicu seperti kafein, dehidrasi, rasa lapar, kurang tidur, dan paparan teknologi yang dapat memicu munculnya gejala.

Obat-obatan tertentu dapat dihentikan sekaligus, sementara ada obat lain yang lebih baik jika dikurangi secara bertahap.

Untuk beberapa orang yang menggunakan obat yang dikombinasikan dengan butalbital di dalamnya, obat ini dapat menyebabkan kejang, dan oleh karena itu mereka mungkin memerlukan bantuan seorang praktisi kesehatan dalam pengaturan klinis.

Gejala yang terjadi setelah minum obat dengan butalbital biasanya adalah lekas marah, diare, mual dan kecemasan, terutama ketika butalbital dicampur dengan opioid.

Halaman
1234
Penulis: Mona Kriesdinar
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved