Breaking News:

ASN Dilarang Mudik, Berbagai Pembatasan akan Diterapkan, Pemkot Yogyakarta Andalkan Turis Lokal

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendorong pelaku pariwisata supaya lebih kreatif menyikapi larangan mudik Idulfitri mendatang.

TRIBUNJOGJA/ Azka Ramadhan
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendorong pelaku pariwisata supaya lebih kreatif menyikapi larangan mudik Idulfitri mendatang.

Salah satunya, dengan mengintensifkan upaya promosi untuk menarik wisatawan lokal, atau dari dalam lingkup DI Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menyampaikan, para pelaku pariwisata jangan sekalipun patah semangat dengan kondisi tersebut.

Baca juga: Dua Pengangguran di Yogyakarta Nekat Jual Pil Yarindo, Kini Terancam Penjara 10 Tahun

Menurutnya, sesuai instruksi kementerian, Pemkot harus menerapkan larangan mudik.

Beragam pembatasan pun bakal diterapkan untuk antisipasi.

"Saya selalu ingatkan ke teman-teman pariwisata, apapun yang terjadi ikuti kebijakan pemerintah. Tapi, kita juga harus survive di situasi ini," cetusnya, Rabu (7/4/2021).

Haryadi mengatakan, tidak ada salahnya pelaku pariwisata menggencarkan promosinya.

Namun, promosi itu menyasar warga masyarakat DI Yogyakarta.

Pasalnya, turis dari luar provinsi dipastikan bakal kesulitan dalam akses masuk menuju Kota Yogyakarta sepanjang 6-17 Mei 2021.

"Pastinya begitu, dan jangan pesimis, kondisinya memang seperti ini. Tahun lalu juga ternyata kita bisa survive ya, kita sanggup melaluinya kan," ungkap Wali Kota.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved