UPDATE Peta Epidemiologi Covid-19 di Sleman: Jumlah Zona Merah Melonjak, Berikut Rinciannya
Dari total 17 kapanewon yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, sebanyak 13 kapanewon berstatus zona merah penularan Covid-19.
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di DI Yogyakarta bertambah sebanyak 106 kasus pada Senin (29/3/2021).
Dengan penambahan itu maka total kasus terkonfirmasi saat ini menjadi 32.917 kasus.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 di DIY, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus terjaring melalui upaya periksa mandiri sebanyak 26 kasus dan tracing kontak kasus positif 58 kasus.
"Yang belum ada info ada 22 kasus," papar Berty.
Sedangkan distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah :
- Kota Yogyakarta 10 kasus,
- Bantul 19 kasus,
- Kulon Progo 29 kasus,
- Gunungkidul 24 kasus, dan
- Sleman 24 kasus.
Berty kemudian melaporkan penambahan kasus sembuh, yakni sebanyak 172 kasus.
Distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah
- Kota Yogyakarta 32 kasus,
- Bantul 104 kasus,
- Kulon Progo sembilan kasus,
- Gunungkidul 15 kasus, dan
- Sleman 12 kasus.
Baca juga: Sekda DIY Sebut Kasus Terkonfirmasi COVID-19 di DIY Selalu Meningkat Tiap Momen Libur Panjang
Baca juga: BREAKING NEWS : Klaster Baru Muncul di Padukuhan Blekik Sleman, 40 Orang Terpapar COVID-19
"Sehingga total sembuh menjadi 27.037 kasus," terangnya.
Di sisi lain, terjadi penambahan pasien meninggal setelah terifeksi virus korona. Jumlahnya sebanyak enam kasus.
Rincian kasus meninggal adalah sebagai berikut
1. Kasus 13.517 : Laki laki, 72 th Sleman
2. Kasus 23.901 : Laki laki, 53 th, Sleman
3. Kasus 32.751 : Perempuan, 56 th,Bantul
4. Kasus 32.815 : Laki laki, 73 th, Gunung Kidul
5. Kasus 32.816 : Perempuan, 57 th, Bantul
6. Kasus 32.964 : Perempuan, 78 th, Bantul
"Sehingga total kasus meninggal menjadi 800 kasus," tuturnya.
( tribunjogja.com )