Update Corona di DI Yogyakarta
BREAKING NEWS : Klaster Baru Muncul di Padukuhan Blekik Sleman, 40 Orang Terpapar COVID-19
Dinas Kesehatan Sleman masih menggali info lebih dalam dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terkait klaster COVID-19 di Blekik itu.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pesan berantai mengenai klaster COVID-19 di Padukuhan Blekik, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik muncul di WhatsApp Group.
Dalam pesan tersebut, dikatakan bahwa ada 40-50 orang di Blekik yang terpapar COVID-19.
Kasus ini bermula dari seorang warga meninggal dunia bukan karena COVID-19, 15 Maret 2021 lalu.
Kemudian, sejumlah warga datang untuk melayat.
Baca juga: Berawal dari Takziah, Puluhan Orang di Dusun Blekik Sardonoharjo Terpapar Covid-19
Beberapa hari setelah layatan, anak dari warga yang meninggal itu mengalami gejala terpapar COVID-19.
Setelah dilakukan tes, ternyata dia dan anggota keluarga lainnya positif corona.
Tribunjogja.com mengonfirmasi kebenaran berita tersebut kepada Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi.
“Benar, memang ada 40-50 orang yang terkena COVID-19 di Blekik, Sardonoharjo,” ucapnya, Senin (29/3/2021).
Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sudah mengupayakan pelacakan kontak erat ke daerah tersebut.
Baca juga: Saben Selasa Nyoto, Kolaborasi Pelaku Kuliner dan Seni Melawan Pandemi Covid-19
“Beberapa sudah dikarantina di Asrama Haji dan mereka yang tidak terpapar COVID-19 diminta untuk isolasi mandiri,” tambahnya.
Pihaknya juga masih menggali info lebih dalam dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terkait klaster COVID-19 di Blekik itu.
Dia juga meminta, warga di Kabupaten Sleman untuk tetap patuh protokol kesehatan, mengingat virus corona bisa menjangkiti siapa saja. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-virus-corona-indonesia-hari-ini-jumlah-pasien-positif-covid-19-bertambah-jadi-19-orang1.jpg)