Pengendara Motor Meninggal Usai Tabrak Pejalan Kaki yang Menyeberang di Ringroad Selatan Bantul

Pengendara sepeda motor meninggal dunia usai menabrak pejalan kaki di Ring Road Selatan, jalan Brawijaya, Kalurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul

Dok. Polres Bantul
KECELAKAAN - Polisi melakukan penyelidikan laka lantas di Ring Road Brawijaya, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Minggu (31/8/2025) sekira pukul 04.30 WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia usai menabrak pejalan kaki di Ring Road Selatan, jalan Brawijaya, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Minggu (31/8/225) sekira pukul 04.30 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan identitas pengendara tersebut diketahui seorang pelajar perempuan berinisial JD (22), warga Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

"Kejadian kecelakaan bermula saat sepeda motor Kawasaki KLX nomor polisi AB 5250 JT yang dikemudikan leh JD melaju di jalur lambat dari arah timur ke barat lokasi kejadian," bebernya kepada awak media.

Kemudian, di lokasi kejadian terdapat seorang nenek yang merupakan pejalan kaki yang menyeberang jalan dari utara ke selatan.

Nenek itu adalah N (70), warga Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan.  

Baca juga: Potensi Pengurangan Danais 2026, Sejumlah Program Kegiatan di Bantul Akan Dikurangi

Namun, nahas, dikarenakan jarak pengendara JD dengan nenek N sudah terlalu dekat dan pengendara JD tidak dapat menghindar, sehingga terjadi tabrakan atau kecelakaan lalu lintas.

"Dari kejadian itu, pengendara sepeda motor yakni JD mengalami cedera kepala berat dan meninggal dunia. Jenazah JD juga dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk dilakukan tindak lanjut," jelas Rita.

Kemudian, nenek N mengalami luka patah tulang pada bagian kaki dan cedera kepala sedang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping Sleman.

Lebih lanjut, Rita menyampaikan bahwa imbas kejadian tersebut, kendaraan sepeda motor yang dikemudikan oleh JD turut mengalami kerusakan pada bagian shock depan bengkok dan stang sender.

"Adapun kerugian kerusakan sepeda motor diperkirakan mencapai Rp500 ribiu," tutup Rita.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved