Kabupaten Sleman

Dianggap Biang Semrawut, Warga Joho Tolak Penambahan Tiang Fiber Optik

Selama ini, tiang jaringan internet di Padukuhan Joho dinilai sudah terlalu banyak. Letaknya bergerombol dengan tiang listrik dan kabelnya semrawut.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Warga Joho, Kalurahan Condongcatur Depok Sleman memasang poster menolak pemasangan tiang jaringan internet di wilayahnya. 

Namun, saat ini warga Padukuhan Joho, diakuinya sedang gelisah.

Pasalnya, ada sebuah provider yang tetap memaksa hendak memasang puluhan tiang internet di Padukuhan Joho.

Meskipun, sosialisasi yang dilakukan pada tanggal 25 Januari dan 4 Februari 2021 telah mendapat penolakan.

Namun provider tersebut pada 22 Ferbuari, tetap masuk ke wilayah Padukuhan Joho, tepatnya di jalan Sengkan Raya untuk melakukan pemasangan tiang. 

"Sama warga ditolak, dan diminta pergi," kata dia. 

Puncaknya, terjadi pada 1 Maret 2021, Retnaningsih mengungkapkan, melalui perwakilannya, pihak provider tersebut tetap nekat kembali mendatangi Padukuhan Joho dan hendak memasang tiang fiber optik jaringan internet meski sebelumnya sudah ditolak.

Bahkan, sempat bersitegang dengan dua Ketua RT setempat. 

Baca juga: Pemkab Sleman Raih WTP 10 Kali Beruntun

Merespon insiden tersebut, pihaknya bersama warga akhirnya menggelar musyawarah.

"Kesepakatan warga secara tertulis. Warga menolak penambahan tiang internet baru. Selama ini pemasangan tiang fiber optik membuat warga tidak nyaman," kata dia. 

Retnaningsih bersama warga menunjukkan contoh satu di antara tiang jaringan internet di kampung Joho yang terpasang dengan kondisi miring.

Kabelnya juga menjuntai ditembok warga dan kebanyakan bergerombol.

"Kami berharap Pemerintah bisa menyediakan tiang terpadu untuk beberapa provider. Jangan sampai tiang Internet seperti dapuran pring, menggerombol seperti ini. Kabelnya semrawut," ujar dia.  

Kondisi tiang saat ini dianggap sudah semrawut.

Apalagi jika ditambah pemasangan dari sebuah provider yang rencananya akan memasang puluhan tiang di Jalan Sengkan Raya, Padukuhan Joho.

Baca juga: Mengaku Sebagai Polisi Berpangkat Aiptu, Kakek 50 Tahun Tipu Seorang Janda di Sleman

Karenanya, warga tetap menolak.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved