Vaksinasi Covid-19 Jadi Harapan Geliat Pariwisata di Sleman
Karenanya, program vaksinasi Covid-19 dari Pemerintah yang kini sedang bergulir menjadi harapan besar meningkatkan geliat dunia pariwisata
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Pemilik rumah makan Kedai Mbah Gimo, Kaliurang itu berharap program vaksinasi dari Pemerintah berhasil dan ekonomi perlahan kembali pulih.
Diketahui, program vaksin tahap kedua yang sekarang sedang berjalan menyasar kepada seluruh pelayan publik, tak terkecuali para pelaku Pariwisata.
Baca juga: Imbas Pergub 1/2021, Peringatan Hari Perempuan Internasional di Yogyakarta Dilarang, FPR Mengecam
Lis berharap dirinya nanti bisa mendapat suntikan vaksin. Sebab, sebagai pedagang di area wisata, dirinya bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang.
Meskipun, selama ini pihaknya mengaku selalu menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Melalui vaksinasi, harapan untuk wisata, bisa menggeliat kembali," tuturnya.
Hingga kini, destinasi wisata di Bumi Sembada masih memberlakukan pembukaan secara terbatas.
Plt Dinas Pariwisata Sleman, Suci Iriani Sinuraya sebelumnya mengungkapkan, kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman sudah sedikit mengalami peningkatan, meskipun belum signifikan.
Hal itu mengacu berdasarkan data kunjungan libur panjang Imlek di pertengahan Februari lalu.
Saat itu, selama libur Imlek tiga hari, Ia menyebutkan, total kunjungan di tebing Breksi berjumlah 2.281 pengunjung dan Kaliadem 3.014 pengunjung.
Sedangkan di kawasan wisata Kaliurang tercatat 1.898 pengunjung. Kunjungan tersebut, menurutnya lebih tinggi dibanding akhir pekan sebelumnya di masa Pemberlakuan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat. (Rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-sleman_20180731_185753.jpg)