Breaking News:

Pemkab Klaten Bakal Perluas Digitalisasi Arsip Titip Bandaku

Program Titip Arsip Berkas Digitalku atau lebih tenar dengan nama Titip Bandaku dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten terus dikembangkan

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Sejumlah warga Klaten saat mengikuti program titip bandaku beberapa waktu lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Program Titip Arsip Berkas Digitalku atau lebih tenar dengan nama Titip Bandaku dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten terus dikembangkan dan diperluas.

Program Pemerintah Kabupaten Klaten melalui digitalisasi arsip ini akan merambah lembaga vertikal seperti Badan Pertanahan Negara dan Agraria (BPN) dan pelayanan pengurusan dokumen kendaraan melalui Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat di Klaten.

Asisten Administrasi Setda Klaten, Sri Winoto mengatakan program Titip Bandaku ini sangat mungkin dikembangkan dan diperluas terutama dengan layanan publik instansi vertikal tidak saja lokus di daerah bencana.

Baca juga: Obat Ilegal Masih Marak, Dinkes Gunungkidul Imbau Masyarakat Selektif

"Saat ini banyak daerah yang dilanda banjir yang masyarakatnya mengeluh terkait keselamatan dokumen berharganya.  Apalagi daerah di Jawa tengah seperti Pekalongan, Batang, Tegal termasuk Klaten di Desa Pesu, WEdi menjadi daerah langganan banjir. Kita akan mengawal program Titip Bandaku itu bisa diperluas," jelas Sri Winoto, Selasa (23/2/2021).

Tidak hanya itu, program yang dijagokan pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah ini bakal dikerjasamakan dengan BPN dan Samsat Klaten.

"BPN sekarang akan meluncurkan program sertifikat elektronik. Sedangkan di layanan Samsat itu banyak bersentuhan dengan dokumen berharga seperti BPKB atau STNK. Kita akan coba jajaki kemungkinannya.  Apakah Titip Bandaku ini bisa dikembangkan dan diperluas," jelasnya.

Sekadar informasi, program Titip Bandaku yang dimunculkan Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten bertujuan untuk menyelamatkan arsip warga khsususnya di kawasan rawan bencana.

Baca juga: UNIK, Di Klaten Ada Desa yang Puluhan Warganya Terlahir Kembar, Kades: Totalnya Ada 21 Pasang

Dokumen vital warga seperti sertifikat tanah, BPKB, STNK, akte lahir, surat nikah dan surat berharga lain bisa dititipkan melalui program ini setelah discan oleh petugas.

Dokumen ini bisa diakses oleh warga bersangkutan setelah diautentifikasi.

Keunikan inovasi Titip Bandaku ini mengantarkan Pemkab Klaten melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten maju ke ajang KIPP Award 2021 tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Tengah. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved