Breaking News:

Yogyakarta

Ombudsman DIY Sambangi Kantor Sri Sultan HB X, Minta Kejelasan Tentang Pergub Nomor 1 Tahun 2021

Ombudsman akan melakukan kajian lebih dalam untuk menentukan apakah Pergub tersebut memang bermasalah.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ombudsman DIY menyambagi kantor Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Rabu (17/2/2021) untuk mendengarkan penjelasan  terkait diterbitkannya Pergub DIY Nomor 1 Tahun 2021.

Upaya itu merupakan tindak lanjut atas aduan yang dilayangkan Aliansi Rakyat untuk Demokrasi Yogyakarta (ARDY) kepada Ombudsman DIY terkait dugaan maladministrasi yang dilakukan Gubernur DIY.

Pasalnya, proses penyusunan Pergub tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka dinilai tidak melibatkan publik.

"Jadi mendengarkan latar belakang filosofis, historis, yuridis, dan sosiologis dari perumusan Pergub itu," terang Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Masthuri, saat ditemui usai melakukan pertemuan.

Baca juga: Surat Somasi Untuk Gubernur DIY Tak Direspon, ARDY Datangi Ombudsman RI

"Gubernur secara gamblang terbuka menjelaskan apa latar belakangnya dan apa yang sudah dilalui dalam proses penyusunan kebijakan itu," sambungnya.

Dari penjelasan yang dikemukakan Pemda DIY, Ombudsman akan melakukan kajian lebih dalam untuk menentukan apakah Pergub tersebut memang bermasalah.

"Kalau Ombudsman melihat dari sisi pelayanan publik jadi apakah Pergub itu berimplikasi pada pelayanan publik dalam konteks hak-hak aspirasi warga. Itu yang akan kita kaji," terangnya. 

Sebelumnya, Kepala Biro Hukum Setda DIY, Dewo Isnu Broto pernah menyampaikan bahwa Pergub diterbitkan sebagai tindak lanjut terhadap Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. 

Adapun aturan turunan dari UU Nomor 9 itu antara lain Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional serta Keputusan Menteri Pariwisata Nomor KM.70/UM.001/MP/2016 tentang Penetapan Obyek Vital Nasional di Sektor Pariwisata. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved