Breaking News:

PSTKM

PSTKM Tahap Ketiga Berbasis Mikro, Lingkup Zona Merah Covid-19 di Sleman Diperkecil 

Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan akan memperpanjang Kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM)

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan akan memperpanjang Kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) pada 9-23 Februari 2021.

Sesuai Instruksi Kemendagri, Perpanjangan PSTKM tahap ketiga itu, berbasis mikro.

Artinya, setiap Kecamatan (Kapanewon) hingga Kalurahan diminta untuk membuat Posko Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, PSTKM tahap ketiga berbasis mikro.

Penerapan di lapangan, kata dia, sebenarnya tidak jauh berbeda seperti yang pernah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman sebelumnya.

Kepala UPTD RSUP Dr Sardjito Jelaskan Soal Plasma Konvalesen Covid-19 dan Persyaratan Pendonor

Yaitu, setiap Kapanewon (Kecamatan) dan Kalurahan nantinya akan membuat posko. 

Posko Covid-19 di tingkat Kapanewon akan dilaksanakan oleh Penewu (camat), dibantu Kepala Kepolisian sektor (Kapolsek) dan Komandan Rayon Militer (Danramil) serta Puskemas.

Sedangkan posko tingkat Kalurahan diketuai oleh Lurah, dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta bidan desa ataupun Klinik desa.

Menurut Joko, PSTKM tahap ketiga berbeda dibanding sebelumnya.

Yaitu, berbasis mikro, maka satuannya sampai tingkat Rukun Tetangga (RT). 

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved