Kabupaten Sleman
Satu Staf dari Rumah Dinas Bupati Sleman Dinyatakan Positif COVID-19
Sejumlah orang yang terindikasi pernah kontak erat dengan Bupati Sleman selama sepekan terakhir dilakukan tracing dan menjalani swab antigen.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bupati Sleman, Sri Purnomo dinyatakan positif terinfeksi Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).
Sejumlah orang yang terindikasi pernah kontak erat selama sepekan terakhir segera dilakukan tracing dan menjalani swab antigen, di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (22/1/2021).
Hasilnya, seorang staf dari Rumah Dinas Bupati dinyatakan positif.
"Iya (satu positif). Anak media sosialnya Bapak (Bupati)," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, dihubungi, Jumat siang.
Selain tracing dari Rumah Dinas Bupati Sleman, kegiatan swab antigen di Pendopo Parasamya juga dibarengkan dengan sejumlah warga dan pegawai negeri sipil hasil tracing dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Baca juga: Pegawai Positif COVID-19, Disdukcapil Sleman Terapkan Pelayanan Terbatas
Kemudian, diikuti pula sejumlah pegawai dari Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sleman.
Menurutnya, dari tracing Disdukcapil ada 7 orang dinyatakan positif.
"Sementara dari Setda Sleman tidak ada yang positif," jelasnya.
Jika mengacu dari data tersebut, total ada 8 orang yang dinyatakan positif dari hasil swab antigen hari ini yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman.
Satu positif dari Rumah Dinas Bupati dan 7 dari Disdukcapil.
Sebelumnya diberitakan, gerak cepat dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Kesehatan, menyusul diumumkannya Bupati Sleman, Sri Purnomo yang dinyatakan positif Coronavirus Disease-2019 (covid-19).
Sejumlah warga yang pernah kontak dan berkegiatan dalam rentang waktu sepekan terakhir dengan orang nomor satu di Bumi Sembada itu, langsung dilakukan swab antigen di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (22/1/2021).
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, sebelum dinyatakan positif, Bupati Sri Purnomo memang melakukan sejumlah kegiatan.
Di antaranya, menebar benih ikan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di embung Gadingan, Ngaglik.
Baca juga: Bupati Sleman Sri Purnomo Positif COVID-19, Warga yang Sempat Kontak Diswab Antigen
Kemudian, pemasangan patok trase Yogyakarta - Bawen bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Banyurejo, Tempel. Selain itu, menghadiri juga kegiatan audiensi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-update-covid19.jpg)