Kabupaten Sleman

Satu Staf dari Rumah Dinas Bupati Sleman Dinyatakan Positif COVID-19

Sejumlah orang yang terindikasi pernah kontak erat dengan Bupati Sleman selama sepekan terakhir dilakukan tracing dan menjalani swab antigen.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
dok.istimewa
Ilustrasi Covid-19 

Masyarakat yang pada rentang waktu tersebut berkegiatan bersama dengan Bupati Sleman, menurutnya telah memberikan informasi.

"Mereka sudah kami kontak untuk melakukan swab antigen," kata Shavitri. 

Kabag Humas dan Protokol Setda Sleman itu menjelaskan, selain tracing dari Bupati Sleman, kegiatan swab antigen tersebut juga dibarengkan dengan warga masyarakat maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kontak erat dengan pimpinan maupun karyawan di Organisasi Perangkat Daerah yang pegawainya dinyatakan positif.

Jumlah total pesertanya 138 orang.

Namun Shavitri mengaku belum bisa merinci berapa total jumlah tracing dari Bupati Sleman, maupun Organisasi Perangkat Daerah yang pimpinan dan karyawannya positif. 

"(Tracing Bupati) Kami belum dapat detailnya berapa orang," ujar Shavitri.

Menurutnya, orang-orang terdekat Bupati sudah langsung dilakukan swab.

Seperti sang Istri, Kustini Sri Purnomo dan anaknya, Raudi Akmal dengan hasil negatif. 

Terpisah, Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sleman yang pimpinan dan sejumlah pegawainya dinyatakan positif adalah Disdukcapil.

Menurutnya, di instansi tersebut ada sekitar 3 pegawai yang telah dinyatakan positif covid-19. 

Sekda mengatakan, kebetulan tempat atau ruang kerja di Disdukcapil itu di-sentra.

"(Pegawai) yang positif itu adalah dia yang memegang server sehingga hampir semua teman-teman berkomunikasi. Makanya perlu di-tracing sehingga diketahui dengan baik, penyebarannya," jelasnya.

Disinggung berapa orang yang di tracing dari Bupati Sleman, Harda mengaku belum mengetahui.

Sebab masih menunggu dari Dinas Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Sekda turut serta melakukan swab antigen untuk memastikan kesehatan dirinya.

Meskipun, dia mengaku kontak terakhir dengan Bupati hari Senin (18/1/2021) dan selama hampir sepekan terakhir, kegiatan dirinya dengan Bupati berbeda.

"Saya lebih banyak ke Provinsi sementara Bupati di masyarakat," ujar dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved