Breaking News:

Rencana Belajar Tatap Muka Semester Genap Januari 2021 Ditunda oleh Pemkab Klaten, Ini Alasannya

Rencana belajar tatap muka untuk siswa SMP, SD dan PAUD di Kabupaten Klaten pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ditunda

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Wardani Sugiyanto saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (21/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Rencana belajar tatap muka untuk siswa SMP, SD dan PAUD di Kabupaten Klaten pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 ditunda oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.

Hal itu juga telah dipertegas oleh Pemkab Klaten melalui surat edaran (SE) yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten nomor 420/4805/12 tentang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) semester genap tahun ajaran 2020/2021.

"Sesuai dengan edaran yang telah kita keluarkan pada 28 Desember 2020 kemarin, untuk bulan Januari 2021 ini masih belajar dalam jaringan (daring)," ujar Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyatno pada Tribun Jogja, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Capai Rp 9,47 Miliar, Pajak Minerba Kabupaten Magelang Berhasil Lampaui Target 

Baca juga: Perhotelan DI Yogyakarta Mengalami Okupansi Terendah dalam Sejarah Libur Pergantian Tahun

Ia mengatakan satu dari sejumlah pertimbangan menunda agenda sekolah tatap muka di Klaten tersebut karena status Klaten yang masih zona merah COVID-19.

Proses belajar secara daring pada semester genap 2020/2021 ini bakal dimulai pada Senin (4/1/2021).

"Mulainya besok, kita belum tahu sampai kapan, tapi saya berharap Februari sudah bisa mulai tatap muka," katanya.

Wardani menjelaskan, selama belajar daring diberlakukan, pihak sekolah juga diminta untuk mempersiapkan kekurangan-kekurangan protokol kesehatan COVID-19.

Semua itu diminta agar saat proses belajar tatap muka diberlakukan semua sekolah yang ada langsung bisa mengeksekusi tanpa harus meminta waktu lagi untuk persiapan.

Baca juga: Akses Layanan Administrasi Kependudukan di Kabupaten Magelang Kini Cukup Menggunakan Whatsapp

Baca juga: Selama 2020 Tingkat Kunjungan Wisatawan ke Candi Borobudur Magelang Merosot Tajam Akibat Pandemi

Ia pun mengimbau semua pihak untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat dan orang tua siswa serta anak didik untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

"Semua itu agar penanggulangan penularan COVID-19 efektif dan belajar tatap muka juga bisa berjalan," imbuhnya.

Disamping itu, melalui surat edaran (SE) nomor 420/4805/12 itu juga diminta agar guru selalu meningkatkan kapasitas dan inovasi-inovasi pembelajaran daring siswa tidak bosan belajar jarak jauh tersebut. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved