Pilurdes Bantul
Bertumbangan, Petahana di Pilurdes Bantul Harus Akui Keunggulan Pesaingnya, Berikut Daftarnya
Kandidat calon lurah petahana (incumbent) yang bertarung di Pemilihan Lurah Desa (Pilurdes) serentak di 24 Kalurahan di Kabupaten Bantul
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kandidat calon lurah petahana (incumbent) yang bertarung di Pemilihan Lurah Desa (Pilurdes) serentak di 24 Kalurahan di Kabupaten Bantul tahun 2020, tidak semuanya menang dan menuai kesuksesan.
Banyak di antaranya yang justru tumbang menghadapi penantangnya.
Antara lain, pilurdes Srigading, Sanden.
Calon lurah petahana, Wahyu Widada terpaksa harus mengakui kedigdayaan penantangnya, Prabowo Suganda.
Dari total 7.610 pemilih di 22 tempat pemilihan suara (TPS), Wahyu hanya sanggup memperoleh 2.307 suara.
Baca juga: Lapas Wirogunan dan Lapas Perempuan Yogyakarta Berikan Remisi Natal Kepada WBP
Baca juga: Daftar Formasi yang Akan Dibuka untuk Penerimaan CPNS 2021
Jumlah tersebut kalah jauh, dibanding dengan Prabowo yang mampu meraup 4.049 suara, sementara calon ketiga, Sugito, meraih 110 suara.
Catatan Tribun Jogja dari hasil rekapitulasi, calon lurah petahana yang tumbang pada gelaran pesta demokrasi tingkat desa di Bumi Projotamansari tersebar di beberapa Kalurahan lainnya.
Di antaranya, Kalurahan Pleret, calon lurah petahana Nurman Efendi kalah bersaing dengan Taufiq Kamal.
Lalu Kalurahan Bawuran, Harmawan sebagai calon pertahana, tumbang melawan Supardiono.
Di Kalurahan Sendangsari, Pajangan, calon lurah petahana Irwan Susanto, gagal mempertahankan kursi lurah desa akibat kalah suara dengan rivalnya, Durori.
Kemudian, di Kalurahan Muntuk, Dlingo, calon lurah petahana Kelik Subagyo tersingkir melawan Marsudi.
Bergeser di Kalurahan Imogiri, lurah petahana, Sunardi kalah melawan Budi Purwanto.
Baca juga: Memasuki Tahun ke-3, Maxim Indonesia Siap Memberikan Layanan terbaik untuk Kehidupan Masyarakat
Baca juga: Penyelidik BPPTKG Jelaskan Berbagai Ancaman Bahaya Gunung Api, Mulai Awan Panas hingga Tsunami
Kemudian di Kalurahan Timbulharjo, Sewon, calon lurah petahana Kandar kalah dilibas oleh pesaingnya, Anif Arkham Haibar yang merupakan pamong desa setempat.
Lalu, di Jambidan, Indrianta sebagai calon lurah petahana kalah dengan Zubaidi.
Selanjutnya, di Kalurahan Tamanan, calon petahana Sriyanto kalah melawan Hartoyo dan terakhir di Kalurahan Canden, Subagyohadi yang merupakan incumbent tumbang melawan Beja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)