Breaking News:

Jawa

Satu TPS Pengungsi Gunung Merapi di Klaten Dipindah ke Tempat Evakuasi Sementara

Satu TPS di KRB III Gunung Merapi tersebut dipindahkan ke TES Balerante karena sebagian DPT yang berada di TPS 001 Desa Balerante itu sudah mengungsi.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda saat ditemui di kantornya, Senin (7/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten dipastikan pindah ke sekitar tempat evakuasi sementara (TES).

Kepastian itu diungkap oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda saat ditemui di kantornya, Senin (7/12/2020).

Menurutnya, satu TPS di KRB III Gunung Merapi tersebut dipindahkan ke TES Balerante karena sebagian daftar pemilih tetap (DPT) yang berada di TPS 001 Desa Balerante itu sudah mengungsi.

"Kemarin kami beserta jajaran penyelanggara sampai tingkat TPS bersama Muspika yakni Kapolsek, Danramil meninjau TPS pengungsi. Jadi sudah kita putuskan bahwa satu TPS yakni TPS 001 Desa Balerante di pindah ke gedung eks SD di samping TES Balerante," ujarnya.

Ia mengatakan, TPS 001 Desa Balerante ini pada awalnya berada di Dukuh Gondang, Desa Balerante.

Baca juga: Pantau Pengungsi Merapi, Pemkab Klaten Pasang 6 CCTV di Tempat Evakuasi Tegalmulyo dan Balerante

Namun karena Dukuh Gondang itu berada dalam wilayah KRB III atau di dalam radius 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi, maka TPS 001 Desa Balerante itu di pindah ke TES.

"Kita sudah melaporkan pergesaran satu TPS pengungsi Gunung Merapi itu ke KPU Jawa Tengah dan KPU RI," jelasnya.

Huda mengatakan, di TPS 001 Desa Balerante itu, terdapat 380 DPT dengan rincian, 199 di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan 181 lainnya pemilih perempuan.

"Jumlah 380 DPT ini terdiri dari 170 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian pemilih laki-laki 199 dan pemilih perempuan 181," jelasnya.

Kemudian Huda melanjutkan, untuk TPS yang berada di KRB III di Desa Sidorejo dan Tegalmulyo tidak mengalami pergeseran ke TES karena dinilai posisi TPS di dua desa itu masih berada di zona aman.

"TPS yanga ada di dua desa itu tidak di pindah ke TES karena masih aman. Mereka masih sesuai skenario awal yakni memilih di lokasi TPS dibuat," tandasnya. (Tribunjogja.com)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved