Breaking News:

KPU DIY dan UGM Bahas Pelaksanaan Pilkada Sehat di Tengah Pandemi Pandemi Covid-19

KPU DIY dan UGM menyelenggarakan Webinar KPU Goes to Campus dengan tema “Pilkada di Tengah Pandemi: TPS Sehat, Pemilih Selamat”.

dok.istimewa
Ilustrasi Pilkada serentak 2020 

Selain aspek pelaksanaan pemilihan, aspek pasca pemilihan juga menjadi menjadi penting.

Monitoring dilakukan kepada para aktor yang intensif di lokasi pemungutan suara, seperti KPPS dan saksi.

KPU DIY dapat membuat surat edaran kepada para KPPS dan saksi untuk melakukan isolasi mandiri dan test kesehatan jika diperlukan.

Selain itu KPU DIY juga harus mempunyai data detil seperti nomor handphone dan alamat rumah untuk memudahkan proses tracing.

KPU DIY juga harus berkoordinasi dengan satgas Covid-19 setempat untuk memantau pasca pilkada sampai dua minggu ke depan.

Misal, KPU dapat mensosialisaikan call centre kepada para pemilih yang dapat dihubungi jika terjadi gejala-gejala Covid-19 pasca pemilihan.

"Pengawasan kolektif terhadap penerapan protokol kesehatan juga perlu dilakukan tidak hanya oleh penyelenggara pemilu ataupun otoritas terkait, namun juga oleh peserta pemilu dan pemilih," tandas Hamdan. 

Ia menambahkan, masyarakat DIY yang dikenal memiliki modal sosial yang kuat, dapat dioptimalkan untuk mendorong adanya pengawasan koletif untuk meminimalisir potensi negatif penyebaran Covid-19 sebagai bencana non-alam.

Sementara, mahasiswa didorong untuk mengampanyekan pengawasan kolektif dengan terjun di tempat pemungutan suara (TPS) di sekitar tempat tinggal.

Mahasiswa juga didorong untuk menginisiasi pemberian masker dan cairan pembersih tangan kepada warga yang belum menerapkan protokol kesehatan baik sebelum dan setelah memberikan suara di TPS. 

( tribunjogja.com )

Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved