Kisah Jasmine A Savitri, Mahasiswa Yogyakarta Kuliah di Amerika, Rayakan Thanksgiving Saat Pandemi

Perayaan Thanksgiving di Amerika biasanya digelar di minggu akhir bulan November. Tahun 2020 ini, Hari Thanksgiving jatuh pada tanggal 26 November 202

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Joko Widiyarso
Dokumentasi Jasmine A Savitri
Jasmine A Savitri rayakan Thanksgiving bersama keluarga Indonesia yang sudah lama tinggal di Amerika 

TRIBUNJOGJA.COM - Perayaan Thanksgiving di Amerika biasanya digelar di minggu akhir bulan November. Tahun 2020 ini, Hari Thanksgiving jatuh pada tanggal 26 November 2020.

Setiap tahun, Hari Thanksgiving menjadi ajang masyarakat Amerika untuk berkumpul bersama keluarga. Mereka akan memasak banyak makanan, termasuk kalkun, saus cranberry, dan pumpkin pie.

Baca juga: KPU Kota Magelang : Tidak Boleh Ada Kegiatan Kampanye Selama Masa Tenang

Baca juga: Nilai Ekspor DI Yogyakarta pada Oktober Alami Peningkatan Dibanding Bulan Sebelumnya

Hidangan lain yang juga menghiasi meja adalah sayuran hasil kebun lokal seperti kentang, labu pie, bawang, bayam, kubis, wortel dan kacang polong.

Jasmine A Savitri
Jasmine A Savitri (Dokumentasi Jasmine A Savitri)

Menurut laporan BBC, lebih dari tiga juta orang pulang ke kampung halaman di Amerika melalui perjalanan udara di akhir bulan November 2020 lalu untuk merayakan Thanksgiving.

Minggu-minggu tersebut menjadi minggu terpadat dan tersibuk di masa pandemi yang meledak di bulan Maret 2020.

Tribun Jogja mendapat kesempatan untuk mewawancarai Jasmine A Savitri, warga Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Cincinnati, Ohio, tepatnya di University of Cincinnati.

Jasmine merupakan mahasiswa magister Jurusan Planologi atau Urban Planning yang mendapat beasiswa Fullbright. Ia juga merupakan alumni Hubungan Internasional di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) angkatan 2011.

“Tahun ini, perayaan Thanksgiving beda banget sama tahun lalu,” buka Jasmine kepada Tribun Jogja, Minggu (6/12/2020). Tentu, perbedaan itu terjadi karena pandemi virus corona yang membatasi mobilisasi masyarakat.

Baca juga: Potensi Muda Unjuk Bakat di Panggung Festival UMKM Sembada 3

Baca juga: Masa Tenang, Seluruh Alat Peraga Kampanye di Kota Magelang Ditertibkan

Jasmine menceritakan, Thanksgiving di tahun 2019 cukup ramai dan ia mendapat banyak undangan untuk sekadar mencicipi makanan di tempat orang yang mengundangnya.

“Saya sampai bisa datang ke tiga tempat acara Thanksgiving dan menolak beberapa undangan,” bebernya. Namun, tahun ini, ia hanya berkunjung ke keluarga Indonesia yang sudah lama menetap di Amerika.

“Pas Thanksgiving, saya menyempatkan datang ke rumah Tante Irma dan Om Faisal untuk makan siang bersama dengan menu andalannya kalkun,” ucap Jasmine menjelaskan.

Tidak hanya kalkun, ada juga makanan khas Indonesia yakni kerupuk, semur tahu, pie dan kentang serta hidangan lain yang dijadikan sebagai menu pelengkap kalkun.

“Jadi, kami memadukan makanan Amerika dan Indonesia,” terangnya. Setelah menikmati makan siang dan bercengkrama, ia pun melanjutkan perjalanan untuk merayakan Thanksgiving bersama teman-teman di Cincinnati.

“Kalau sama teman-teman sih namanya jadi Friendsgiving ya karena kami merayakan bersama teman bukan keluarga,” ungkap Jasmine.

Menu makan di perayaan Thanksgiving ala keluarga Indonesia yang memadukan makanan Indonesia dan Amerika
Menu makan di perayaan Thanksgiving ala keluarga Indonesia yang memadukan makanan Indonesia dan Amerika (Dokumentasi Jasmine A Savitri)

Saat bertemu teman, mereka tetap menggunakan masker, jaga jarak dan bertemu di area terbuka.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved