Breaking News:

Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi

Pemkab Klaten Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Gunung Merapi

Pemkab Klaten kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi hingga satu pekan ke depan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Almurfi Syofyan
Visual Gunung Merapi saat dilihat dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemkab Klaten kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi hingga satu pekan ke depan.

Tercatat mulai Selasa (17/11/2020) hingga Selasa (24/11/2020) mendatang.

Keputusan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) nomor 360/325 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Letusan Gunung Merapi yang telah di tandatangi oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko pada Senin (16/11/2020).

Baca juga: Pemkab Magelang Siapkan Tempat Evakuasi Hewan Ternak KRB III Gunung Merapi, Berikut Lokasinya

Baca juga: Tim Robotik dari Jogja Raih Tiga Medali di Kompetisi Robot Dunia di Kanada

Baca juga: Pemda DI Yogyakarta Optimis Pertumbuhan Ekonomi Lebih Baik di Triwulan IV 2020

"Status tanggap darurat kembali diperpanjang untuk satu minggu kedepan. SK-nya sudah ditandatangani oleh Pjs Bupati kemarin," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Sip Anwar, pada Tribun Jogja, Selasa (17/11/2020).

Menurut Sip Anwar, perpanjangan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kita mengambilnya perpanjangan setiap minggu dan sesuai dengan peraturan yang ada," katanya.

Ia menambahkan, dalam SK tersebut perangkat daerah diminta untuk segera menjalin koordinasi dengan para pihak terkait dan masyarakat untuk mengambil langkah-langkah antisipasi penanganan bencana.

Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten.

Baca juga: Gempa 6,3 SR Guncang Sumatera Barat Pagi Ini, Terasa hingga Bengkulu dan Jambi

Baca juga: Geliat Pariwisata dan MICE di DI Yogyakarta Terlihat Pada Triwulan III 2020

Baca juga: Hari Pertama Penutupan Underpass Kentungan, Pagi Ini Arus Lalu Lintas Terpantau Ramai Lancar

"Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal yang ditetapkan," sambung Sip Anwar.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Klaten telah menetapkan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi mulai 9 November sampai dengan 16 November 2020.

Penetapan status itu sebagai upaya lanjutan untuk mitigasi bencana Gunung Merapi setelah status Gunung tersebut ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).

Surat pernyataan bernomor 360/665/2020 tersebut telah ditandatangi oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, Senin (9/11/2020). (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved