Breaking News:

Bangunan Cagar Budaya yang DIrobohkan, Pemkab Kulon Progo Sebut Bukan Wewenangnya 

Saat ini pembangunan jalur kereta api (KA) Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) oleh pemerintah di Kapanewon Temon

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Kereta Bandara 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Saat ini pembangunan jalur kereta api (KA) Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) oleh pemerintah di Kapanewon Temon, Kulon Progo tengah berlangsung.

Namun dalam pembangunan jalur KA tersebut, harus mengorbankan ketiga bangunan yang telah berstatus cagar budaya.

Ketiga bangunan tersebut Stasiun Kedundang dan dua rumah dinas kepala stasiun yang kini telah dirobohkan.

Baca juga: Saksi Dengar Keributan Sebelum Adanya Penemuan Jenazah di Lapangan Kentungan Sleman

Baca juga: Update Jadwal CPNS 2021 dan Jumlah Formasi serta Persyaratan Umum Menurut Peraturan Pemerintah

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan Pembangunan jalur rel kereta api (KA) Bandara YIA bukan merupakan ranah dari pemerintah daerah Kulon Progo melainkan program nasional dari pemerintah pusat khususnya dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui balai perkeretaapian.

"Jadi Pemda Kulon Progo sifatnya memberikan dukungan untuk mengkondisikan mulai dari pembebasan lahan. Sebab lahan tersebut milik masyarakat dan masyarakat bagian dari Pemda Kulon Progo. Sehingga kami membantu untuk memberikan sosialisasi dan penjelasan untuk mendukung proses pembebasan lahan lancar," ucapnya Senin (9/11/2020).

Baca juga: Gunung Merapi Siaga, Sapi Milik Warga Kalitengah Lor Sleman Dievakuasi Bertahap

Baca juga: Kemenkop UKM Pertahankan Eksistensi Pasar Tradisional dengan Memberikan Ruang Digital

Terlebih dengan dukungan dari masyarakat maka proses pembangunan juga berjalan dengan lancar saat ini.

Disinggung terkait perobohan bangunan lama Stasiun Kedundang pihaknya mengatakan itu merupakan kewenangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam hal ini Dirjen Perhubungan Perkeretaapian.

"Saya tidak akan menjawab karena bukan porsi saya untuk menjawab itu," ucapnya. (scp)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved