Breaking News:

Omzet Anjlok Terdampak Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM di Modinan Sleman Ajak DWS Cari Solusi

DWS menerima beberapa keluhan dan harapan dari masyarakat saat mengunjungi beberapa titik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Modinan

dok.istimewa
Calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menerima beberapa keluhan dan harapan dari masyarakat saat mengunjungi beberapa titik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (26/1/20200). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menerima beberapa keluhan dan harapan dari masyarakat saat mengunjungi beberapa titik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (26/10/2020).

Salah satunya dari Kismiyati, pembuat kue pastel yang memulai usahanya sejak tahun 2006 silam.

Kepada DWS, Kismiyati yang menitipkan kue buatannya ke Pasar Tlogorejo dan Pasar Kranggan serta beberapa warung di sekitar tempat tinggalnya, mengeluhkan omzet penjualan kue buatannya yang anjlok sejak Pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia.

"Sebelum Corona, tiap hari kita bisa bikin sampai empat ratus buah (kue pastel), Mas Danang. Sekarang cuma berani bikin 150  buah. Itu pun sering tidak habis," keluh Kismiyati.

Baca juga: Tak Melulu Urusan Politik, Rumah Pemenangan DWS-ACH Juga Jadi Rumah Seni

Baca juga: Di Hadapan DWS, Warga Karanggawang Harapkan Pelatihan Ternak Mandiri Pakan

Selain omzet yang anjlok, Kismiyati yang setiap hari membuat kue pastel dibantu oleh suaminya, Hartoyo, juga mengaku selama Pandemi Covid-19 dirinya nyaris tidak mendapatkan pesanan kue sama sekali.

"Biasanya, selain yang kami buat tiap pagi, kami juga sering mendapat pesanan untuk acara-acara seperti pengajian, takjil di bulan puasa, Mas Danang. Tapi selama corona tidak ada pesanan sama sekali," tambahanya.

Calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menerima beberapa keluhan dan harapan dari masyarakat saat mengunjungi beberapa titik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (26/1/20200).
Calon Bupati Sleman nomor urut 1, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menerima beberapa keluhan dan harapan dari masyarakat saat mengunjungi beberapa titik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Dusun Modinan, Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (26/1/20200). (dok.istimewa)

Ketika ditanya oleh DWS mengenai kendala yang dihadapi sejauh ini, Kismiyati yang mengaku menjual kuenya Rp1.300 per buah tersebut mengaku mengalami kesulitan dalam permodalan.

"Kalau ada pesanan kan biasanya dibayar belakangan setelah kuenya jadi, Mas Danang. Nah, kalau kondisinya seperti itu, saya sering tidak punya modal untuk belanja bahan- bahan pastel," kata Kismiyati.

Kismiyati berharap, bupati Sleman mendatang lebih memperhatikan pelaku UMKM seperti dirinya.

"Kalau Mas Danang besok jadi (bupati), jangan lupa dengan nasib orang kecil kayak kita. Eh, sama kalau putrinya Mas Danang ulang tahun, pesan snacknya sama saya aja, ya," ujar Kismiyati sambil bergurau.

Halaman
12
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved