Kemiskinan Jadi Tema Debat Perdana Pilkada Gunungkidul 2020
Debat publik bagi peserta Pilkada Gunungkidul 2020 dipastikan akan berlangsung pada Selasa (27/10/2020) pukul 19.30 WIB.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Debat publik bagi peserta Pilkada Gunungkidul 2020 dipastikan akan berlangsung pada Selasa (27/10/2020) pukul 19.30 WIB.
Debat perdana ini hanya akan diikuti oleh 4 orang yang menjadi calon Bupati.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul sudah menyiapkan tema utama dalam debat ini.
Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu, Andang Nugroho.
"Tema untuk debat pertama besok sudah pasti, tinggal tema untuk debat kedua dan ketiga yang masih dalam proses," kata Andang dihubungi pada Minggu (25/10/2020).
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi Hingga 8 November
Baca juga: Pasien Konfirmasi Covid-19 di Sleman Tetap Bisa Pilih Cabup - Cawabup
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Trans7 MotoGP Teruel 2020, LINK di SINI
Ia mengatakan tema besar dalam debat pertama ini adalah "Mengatasi Kemiskinan Menuju Kesejahteraan Sosial Ekonomi dan Kemandirian Desa".
Seluruh pertanyaan nantinya akan didasarkan pada tema ini.
Pemilihan tema tersebut berdasarkan hasil diskusi dari tim penyusun materi debat beberapa waktu lalu.
Tim ini terdiri atas kalangan akademisi dan profesional, yang mana mereka akan berperan sebagai moderator debat.
"Seluruh pertanyaan juga disusun oleh tim tersebut, termasuk pembagian segmen debatnya," jelas Andang.
Adapun debat akan terbagi dalam 4 segmen.
Secara berurutan yaitu penyampaian visi-misi, debat eksploratif mengenai pendalaman visi-misi, debat inspiratif, dan diakhiri dengan pernyataan penutup (closing statement).
Baca juga: MANCHESTER UNITED 0-0 CHELSEA: Rating Pemain Setan Merah
Baca juga: Teknik Triangle Choke jadi Senjata Khabib Nurmagomedov Pertahankan Gelar UFC
Baca juga: Pemkab Magelang Segera Bangun Sport Center dan Perumahan Atlet
Andang menjelaskan debat eksploratif mekanismenya berupa pertanyaan mengenai visi-misi dari moderator.
Sedangkan debat inspiratif akan berupa pertanyaan dan sanggahan dari masing-masing calon.
"Tiap segmen akan berbeda-beda durasinya. Keseluruhan durasi debat selama 2 jam ditambah 30 menit untuk iklan layanan masyarakat," ujarnya.