Cerita dari Pelaku Becak Motor Malioboro, Mulai dari Sepi Pelanggan Hingga Menunggak Sewa

Meski geliat pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai muncul, namun dampak ramainya wisatawan belum dirasakan

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Miftahul Huda
Agus Riyanto yang merupakan seorang tukang becak menanti penumpang di kawasan Malioboro, Minggu (25/10/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Meski geliat pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai muncul, namun dampak ramainya wisatawan belum dirasakan sepenuhnya oleh penyedia jasa becak motor (bentor) di kawasan Malioboro.

Agus Riyanto satu dari sekian banyak penyedia bentor di Malioboro yang merasakan hal itu.

Saat ditemui, Agus sapaan akrabnya ini terlihat gelisah.

Sesaat dirinya turun dari cabin kendaraan roda tiganya itu.

Matanya memandang jauh ke berbagai sudut kawasan Malioboro.

Berharap satu atau dua pejalan kaki di kawasan itu bersedia memakai jasa kendaraannya.

Bentor berwarna hijau cerah itu ia parkir di depan kawasan Wisata Sosrowijayan.

Sekitar 10 meter dari gedung DPRD DIY.

Baca juga: Sepasang Pembunuh di Inggris yang Memakai Obat Nafas Iblis Akhirnya Dipenjara Seumur Hidup

Baca juga: Dekranasda Kulon Progo Menggelar Karya Batik Kulon Progo di Era Pandemi Covid-19

Baca juga: Kisah dr Farhaan, Terpapar Setelah Ambil Swab 6000 Pasien, Kini Jalani Perawatan di ICU RSUP M Jamil

Rekan penyedia bentor lain sibuk bermain catur, hanya Agus yang terlihat gelisah menanti-nanti penumpang.

Kebetulan saat itu waktu sudah menunjukan pukul 14.35.

"Becak, bu. Rp 10 ribu ke pusat oleh-oleh," katanya, menawarkan kepada calon penumpang, Minggu (25/10/2020).

Meski saat libur panjang ia dapat membawa uang lebih, namun selama tujuh bulan sejak dihantam pandemi Covid-19 ini, Agus kerap pulang dengan tangan hampa.

Seringnya justru ia harus mengeluarkan uang tambahan untuk membeli bensin.

Lelaki berusia 56 tahun ini menjelaskan banyak wisatawan yang datang ke Malioboro hanya sekedar untuk jalan kaki dan berbelanja.

Sedikit para wisatawan yang bersedia memakai jasa antar jemput menggunakan kendaraan roda tiga yang dimodifikasi tersebut.

"Hanya jalan-jalan saja, jarang yang mau pakai becak. Jadi ya tidak pasti meski ada libur panjang," ungkapnya.

Pria asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul ini mengaku kesulitan dalam mendapatkan penumpang.

Di masa sekarang ini, pendapatannya sangat tidak menentu.

Sementara ia kini harus menghidupi keluarganya di rumah.

"Anak saya dua. Ya Alhamdulillah masih sekolah semua," urainya.

Selain menghidupi keluarga, Agus juga harus memberi uang sewa kepada pemilik bentor yang ia gunakan.

Untuk satu harinya, ia dikenakan tarif Rp 20 ribu.

Baca juga: Bantu Pengusaha Kecil, PLN Beri Keringanan Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Jumlah KPPS Sleman Sudah Terpenuhi

Baca juga: Kontak dengan Suspek, 3 Warga Playen Gunungkidul Positif Covid-19

Saat ini Agus masih menunggak selama satu minggu lantaran beberapa hari kemarin sepi penumpang.

"Bentor ini saya sewa, seharinya Rp 20 ribu. Sekarang saja saya nunggak satu minggu. Ya karena sepi, seringnya tombok untuk beli bensin," ujarnya.

Biasanya, Agus selalu membawa penumpangnya ke beberapa tempat wisata dalam kota.

Selain itu seringnya ia mengantar wisatawan ke pusat pembuatan bakpia atau ke penginapan.

Terdapat sekitar 300 penyedia bentor di kawasan Malioboro.

Menurutnya, mereka tersebar di beberapa titik.

Mulai di sekitaran perlintasan Kereta Api, depan DPRD DIY, Ramayana, hingga di Beringharjo.

"Di sini tidak boleh nyerobot. Sudah ada paguyubannya. Itu ada yang di depan DPRD sama di Ramayana," terang dia.

Ia berharap kondisi seperti saat ini segera pulih kembali. Karena sepinya wisatawan juga berpengaruh dengan pendapatannya kali ini.

Agus turut mengeluhkan selama tujuh bulan lebih pandemi Covid-19 kali ini cukup membuatnya kesulitan dalam mengais rejeki.

"Ya sulit. Kadang sehari tidak dapat apa-apa. Kalau sebelumnya ya lumayan. Cukup untuk beli makan. Mudah-mudahan benar-benar pulih lah," pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved