Breaking News:

Dekranasda Kulon Progo Menggelar Karya Batik Kulon Progo di Era Pandemi Covid-19

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo menggelar

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
IST
Gelar Karya Batik Kulon Progo di Era Pandemi Covid-19 di Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo menggelar Karya Batik Kulon Progo di era pandemi Covid-19 di Exhibition Hall Taman Budaya Kulon Progo Sabtu (24/10/2020).

Pertunjukan ini diselenggarakan untuk menghidupkan kembali industri batik di Kulon Progo akibat dampak Covid-19.

Dalam pelaksanaannya dilakukan secara sederhana yang disiarkan secara live streaming melalui YouTube KulonprogoTV agar dapat dilihat oleh khalayak umum.

Selain itu, bagi tamu undangan yang datang tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan wajib mencuci tangan maupun memakai handsanitizer.

Baca juga: Bantu Pengusaha Kecil, PLN Beri Keringanan Tagihan Listrik di Tengah Pandemi Covid-19

Ketua Dekranasda Kabupaten Kulon Progo, Sriwahyuni Widati mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk ekspresi dan aktualisasi para pelaku usaha kerajinan batik di Kulon Progo yang tetap konsisten melakukan produksi dengan menampilkan karya yang kreatif di masa pandemi Covid-19.

Sebab, saat ini kondisi perekonomian kurang berpihak dalam pengembangan dan peningkatan usaha para pelaku industri kerajinan batik.

"Diharapkan melalui acara ini industri kerajinan batik di Kulon Progo semakin berkembang dan dikenal secara luas baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional," jelasnya Sabtu (24/10/2020).

Adapun kegiatan Gelar Karya Batik Kulon Progo di era pandemi Covid-19 menampilkan sebanyak 20 produk karya hasil pelaku kerajinan industri batik di Kulon Progo.

Produk karya tersebut diperagakan oleh Dimas Diajeng Kabupaten Kulon Progo, para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Kulon Progo, pimpinan lembaga perbankan serta PT Angkasa Pura I.

Sementara, Bupati Kulon Progo Sutedjo mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Dekranasda Kulon Progo yang memprakarsai kebangkitan industri kerajinan batik di Kulon Progo.

Menurutnya, kegiatan yang disiarkan melalui live streaming ini juga cara cerdas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa industri kerajinan batik di Kulon Progo tetap eksis bahkan mampu menciptakan produk kerajinan batik yang kaya dengan corak dan motif.

Baca juga: Jumlah KPPS Sleman Sudah Terpenuhi

"Hal ini tentu sebagai bukti bahwa batik benar-benar produk budaya yang tidak lekang dan tergerus oleh kemajuan jaman dan menjadi motivasi bagi para pengrajin batik untuk terus berkreasi, berkarya dan mengembangkan usahanya menembus pasar global," ujarnya

Sehingga melalui gelar karya batik ini dapat dipergunakan untuk melestarikan budaya batik khususnya di Kulon Progo dan Indonesia pada umumnya serta dalam upaya membangkitkan sektor perekonomian, pariwisata dan budaya.

"Kita semua berharap momen ini menjadi kekuatan budaya dan ekonomi masyarakat di Kulon Progo sehingga terjadi peningkatan perekonomian masyarakat di tengah pandemi yang akan mendorong berkembangnya sektor industri kecil dan menengah batik di Kulon Progo," pungkasnya. (scp)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved