Jumlah KPPS Sleman Sudah Terpenuhi
Jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman sudah memenuhi.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Jumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman sudah memenuhi.
Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi.
Ia mengatakan sudah ada 14.875 KPPS yang bertugas di 2.125 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sleman.
Petugas KPPS bertugas untuk melakukan pemungkutan dan melakukan proses penghitungan suara di TPS.
"KPPS sudah terpenuhi 14.875 pada 18 Oktober kemarin. Masing-masing TPS ada tujuh orang KPPS yang bertugas. Sudah terpenuhi 100 persen," katanya, Minggu (25/10/2020).
Setelah terpilih, petugas KPPS akan mengikuti bimbingan teknis dan pelatihan-pelatih. Hal itu bertujuan agar petugas dapat benar-benar memahami tugas dan tanggung jawabnya.
Selain itu adanya pandemi Covid-19 juga membuat mekanisme pemungutan suara pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sleman 2020 berbeda.
Baca juga: JADWAL LIGA ITALIA Live BeIN SPORTS 2/RCTI: Jam Tayang AC Milan Vs AS Roma, Juventus vs Verona
Baca juga: Kontak dengan Suspek, 3 Warga Playen Gunungkidul Positif Covid-19
Baca juga: Banjir Kiriman dari Bogor, 72 RT di Jakarta Terendam Banjir, Berikut Daftarnya
"Bimtek akan kami lakukan, tetapi sebelumnya PPS dan PPK akan dibimtek. Karena memang ada beberapa hal yang berbeda. Misalnya jumlah pemilih dibatasi maksimal 20 orang di TPS, nanti jika ada pemilih yang saat cek suhu diatas kententuan, dan lain-lain," ujarnya.
Trapsi mengungapkan, KPU Sleman bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) gencar melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyrakat.
Dengan begitu jumlah KPPS bisa memenuhi kebutuhan.
"Ada petugas (KPPS) yang sebelumnya sudah pernah menjadi KPPS, ada juga yang baru, variatif. Umurnya mulai dari 20 hingga 50 tahun, karena aturan memang berkata demikian. Jadi dipastikan tidak ada KPSS yang berusia di atas 50 tahun," ungkapnya.
Pihaknya juga memastikan petugas KPPS bebas dari paparan Covid-19.
Sebelum pemungtan suara, seluruh petugas akan menjalani rapid tes.
Baca juga: Pemkot Yogya Bakal Terima Dana Hibah dari Pusat, 70 Persen Disalurkan Pada Pelaku Wisata
Baca juga: MANCHESTER UNITED 0-0 CHELSEA: Rating Pemain The Blues: Silva 8 & Havertz 4
Baca juga: Kemiskinan Jadi Tema Debat Perdana Pilkada Gunungkidul 2020
Petugas juga dilengkapi dengan alat pelindung diri, masker, penutup wajah, hingga sarung tangan.
Ia juga memastikan protokol pencegahan Covid-19 tetap dilaksanakan selama pesta demokrasi.
Lokasi TPS akan didisinfeksi secara berkala.
Pihaknya juga menyediakan ruangan khusus dan petugas khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37.3 derajat Celcius. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-kpu-sleman-trapsi-haryadi-5.jpg)