Cerita dari Pelaku Becak Motor Malioboro, Mulai dari Sepi Pelanggan Hingga Menunggak Sewa
Meski geliat pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai muncul, namun dampak ramainya wisatawan belum dirasakan
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Miftahul Huda
Agus Riyanto yang merupakan seorang tukang becak menanti penumpang di kawasan Malioboro, Minggu (25/10/2020)
"Di sini tidak boleh nyerobot. Sudah ada paguyubannya. Itu ada yang di depan DPRD sama di Ramayana," terang dia.
Ia berharap kondisi seperti saat ini segera pulih kembali. Karena sepinya wisatawan juga berpengaruh dengan pendapatannya kali ini.
Agus turut mengeluhkan selama tujuh bulan lebih pandemi Covid-19 kali ini cukup membuatnya kesulitan dalam mengais rejeki.
"Ya sulit. Kadang sehari tidak dapat apa-apa. Kalau sebelumnya ya lumayan. Cukup untuk beli makan. Mudah-mudahan benar-benar pulih lah," pungkasnya. (hda)