Satlantas Polresta Yogya Berlakukan Sejumlah Skema Lalin di Kawasan Tugu Pal Putih

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta menyatakan masih menjalankan skema lalu lintas (lalin) secara fleksibel

Tribunjogja/ Yosef Leon Pinsker
Satlantas Polresta Yogya Berlakukan Sejumlah Skema Lalin di Kawasan Tugu Pal Putih 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta menyatakan masih menjalankan skema lalu lintas (lalin) secara fleksibel menyusul adanya pengerjaan proyek lanjutan penataan di kawasan Tugu Pal Putih.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan baik di sirip-sirip jalan di sisi utara maupun di sepanjang jalur Jalan Sudirman-Diponegoro. 

Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori menyatakan, pihaknya memang telah memberlakukan beberapa skema lalu lintas guna mengurai kepadatan akibat proyek pengerjaan di kawasan itu.

Hal tersebut dilakukan agar arus lalu lintas bisa tetap berjalan walaupun dibarengi dengan adanya proyek pengerjaan pedestrian.

"Skema lalu lintas masih mengikuti perkembangan proyek yang ada di Tugu. Misalnya, dari arah timur itu kan kita arahkan ke utara. Mengingat sisi selatan jalan itu kan sedang dilakukan pengerjaan, sedangkan dari arah barat itu kan tidak bisa ke selatan," ujar Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Proyek Revitalisasi Jalan Terus, Wisatawan Diminta Tidak Melintasi Kawasan Tugu

Baca juga: Pemkot Yogya Pastikan Revitalisasi Kawasan Tugu Tetap Berjalan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Dia menjelaskan, dari arah timur lajur yang ada di sisi Utara menjadi dua lajur yakni diperuntukkan bagi kendaraan yang berasal dari arah timur maupun utara dan barat.

Hal tersebut dikarenakan jalan yang ada di sisi selatan sedang dilakukan pengerjaan.

"Begitu juga yang dari arah utara itu kan tidak bisa langsung ke arah selatan. Namun, dialihkan ke arah timur," sambung Imam.

Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan, pihaknya sudah berupaya untuk memberikan imbauan.

Misalnya di simpang pingit sudah terdapat sejumlah rambu lalu lintas agar pengendara kendaraan bermotor menghindari simpang tugu. 

"Jika memang terjadi penumpukan, dari arah barat ke timur biasanya kita tutup di simpang empat pingit. Begitu juga dari arah utara yakni Jalan AM Sangaji, pengendara kami arahkan melewati jalan sirip yang menuju ke Jalan Magelang," terang Imam.

Imbauan kepada pengendara kendaraan bermotor juga dilakukan di sekitar simpang Gramedia.

Pengendara diminta untuk menghindari simpang empat Tugu karena adanya pengerjaan pedestrian. 

"Kami selalu koordinasi dengan pelaksana proyek untuk selalu berkomunikasi. Misalnya, sisi selatan simpang Tugu sudah selesai nanti akan kami rekayasa lagi bagi kendaraan bermotor yang berasal dari arah timur. Jadi semua sifatnya fleksibel. Artinya mengikuti perkembangan yang ada," terang Imam.

Baca juga: KPU DIY Pastikan Pasien Covid-19 Tetap Mendapatkan Hak Pilih di Pilkada 2020

Baca juga: Peringatan Dini BMKG : Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah untuk Sabtu 24 Oktober 2020 Besok

Imam menegaskan jika pihaknya tidak akan menutup akses jalan menuju ke simpang empat Tugu.

Pasalnya, banyak terdapat sejumlah pertokoan maupun gedung-gedung perkantoran dimana otomatis banyak pekerja yang masih membutuhkan akses jalan dan melewati jalur tersebut. 

"Nggak mungkin kita tutup akses ke simpang empat Tugu. Namun, kita juga menyampaikan ke pekerja untuk mengendurkan pekerjaan di jam-jam banyak pengendara kendaraan bermotor lewat seperti di sore maupun pagi hari," pungkas Imam.

Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta, Hari Setyowacono mengatakan, proyek pengerjaan penataan kawasan simpang Tugu dan penataan kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, Jogja tidak akan berjalan sampai dengan tahun depan.

"Untuk simpang Tugu sampai dengan 18 Desember. Sedangkan, untuk Jalan Sudirman sampai dengan 22 Desember. Jadi kami harap para pengendara bisa maklum dan cukup terganggu arus lalu lintas nya. Tapi tidak akan lama," pungkasnya. (jsf)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved