Breaking News:

Proyek Revitalisasi Jalan Terus, Wisatawan Diminta Tidak Melintasi Kawasan Tugu

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Windarto mengatakan, karena proyek revitalisasi terus berlanjut

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Azka Ramadhan
Proyek revitalisasi kawasan Tugu Pal Putih, Jumat (23/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Kepadatan arus lalu lintas di simpang Tugu Pal Putih diprediksi semakin menjadi, ketika memasuki libur panjang Maulid Nabi dan cuti bersama akhir Oktober nanti.

Ditambah, proyek revitalisasi tetap berlanjut di salah satu titik kemacetan utama di Kota Yogyakarta itu.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Windarto mengatakan, karena proyek revitalisasi terus berlanjut dan tidak bisa ditunda, maka pihaknya sudah mengeluarkan imbauan supaya wisatawan menghindari simpang tugu saat melintas di Kota Yogyakarta.

"Memang kalau proyek itu kan sifatnya kejar tayamg. Cuma, sudah kita kasih imbauan agar menghindari kawasan tugu dulu, cari alternatif," ujarnya, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Objek Wisata Air di Klaten Direncanakan Buka Pekan Depan, Ini Pertimbangan Pemkab Klaten

Baca juga: Pemkot Yogya Pastikan Revitalisasi Kawasan Tugu Tetap Berjalan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Setelah menjalin koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), pihaknya langsung menambah papan-papan imbauan di beberapa lokasi yang disertai dengan jalur alternatifnya.

Dengan harapan, wisatawan tidak lagi kebingungan.

"Kita dengan PU sudah memasang itu ya, sejak dari simpang Galleria Mall, kemudian Gramedia juga, sudah diberi imbauan agar tidak melintasi kawasan tugu dulu, khususnya untuk kendaraan besar seperti bus," jelas Windarto.

"Karena di kawasan tugu kan sedang ada pengelupasan batu-batu itu, sehingga medianya jadi tanah semua. Tapi, sama PU kemarin sebenarnya sudah diperkeras, dipadatkan semua, untuk mengantisipasi kejadian bus ambles seperti yang tempo hari itu ya," tambahnya.

Baca juga: KPU DIY Pastikan Pasien Covid-19 Tetap Mendapatkan Hak Pilih di Pilkada 2020

Baca juga: Prediksi Luis Milla soal Peluang Timnas U-19 Indonesia di Piala Dunia U-20 2021

Meski hanya sebatas imbauan, ia berharap agar masyarakat, terutama wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta selama long weekend nanti, bisa mentaatinya.

Pasalnya, jikalau tetap memaksakan diri melintasi kawasan tugu, kepadatan lalu lintas pun sangat susah terurai.

"Untuk antisipasi ya, kita berusaha menyaring lah. Semisal dituruti, berarti kepadatan tugu berkurang. Kalau seumpama ada yang terpaksa, saya rasa itu masih kuat dilalui. Tapi, kita harapannya bisa tereduksi, kepadatannya bisa berkurang dengan imbauan itu," pungkasnya. (aka)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved