Breaking News:

Objek Wisata Air di Klaten Direncanakan Buka Pekan Depan, Ini Pertimbangan Pemkab Klaten

Teka-teki mengenai kapan izin objek wisata air bakal dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten nampaknya menemui titik terang.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Almurfi Syofyan
Suasana objek wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jumat (23/10/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Teka-teki mengenai kapan izin objek wisata air bakal dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten nampaknya menemui titik terang.

Setelah sekitar 7 bulan ditutup, Pemkab Klaten berencana objek wisata air yang berada di kabupaten Bersinar akan dibuka lagi pada pekan depan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi pengusaha dan pengelola wisata air karena, objek wisata air di Klaten dipaksa tutup sejak Maret 2020 lalu akibat merebaknya pandemi Covid-19.

Pejabat sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan jika pihaknya bakal mengeluarkan izin tersebut sebelum pekan depan.

Baca juga: Pemkot Yogya Pastikan Revitalisasi Kawasan Tugu Tetap Berjalan Selama Libur Panjang Akhir Oktober

Baca juga: KPU DIY Pastikan Pasien Covid-19 Tetap Mendapatkan Hak Pilih di Pilkada 2020

Baca juga: Kompetisi Liga 3 DIY 2020 Tidak Digulirkan, Persiba Bantul Fokus Musim Depan

"Ya, sudah. Tinggal suratnya naik ke saya. Sudah kita setujui. Mudah-mudahan sebelum pekan depan (suratnya keluar)," ujarnya pada awak media saat ditemui di Desa Glodokan, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (23/10/2020).

Ia mengatakan, rencana untuk membuka objek wisata air di Klaten tersebut sudah dikaji secara terus menerus bersama stake holder terkait seperti pengelola objek wisata dan unsur lainnya.

"Pertimbangan kita membuka karena ingin menghidupkan ekonomi tapi sekaligus memastikan protokol kesehatan tetap berjalan," ujarnya.

Kemudian, Sujarwanto juga mengimbau pengelola objek wisata air, pengunjung dan praktisi yang terlibat di ranah itu untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Prinsipnya semua disiplin. Baik itu pengunjung, pengelola semua wajib disiplin," tandasnya. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved