Breaking News:

Kulon Progo

Tingkatkan Produktivitas dan Daya Saing Produk Lokal, Pemkab Kulon Progo Gandeng PT Angkasa Pura I

Perjanjian ini dilakukan karena banyak peluang yang bisa dikerjasamakan antara Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo dengan PT Angkasa Pura I (Persero).

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Penandatanganan kerjasama antara Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo Sri Hermintarti dan PTS General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Agus Pandu Purnama disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Kulon Progo, Jumanto. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT. Angkasa Pura I (Persero).

Hal ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan efektivitas, koordinasi serta mengembangkan program kemitraan dalam peningkatan produktivitas dan daya saing produk lokal dan implementasi gerakan Bela Beli Kulon Progo.

Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan perjanjian ini dilakukan karena banyak peluang yang bisa dikerjasamakan antara Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo dengan PT Angkasa Pura I (Persero).

"Melalui perjanjian ini maka kami akan selalu bersinergi terutama antara AP 1 dengan pemkab Kulon Progo. Karena Bandara YIA sendiri berada di wilayah Kabupaten Kulon Progo," ucapnya Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Perayaan HUT Ke-69 Kabupaten Kulon Progo Akan Digelar Sederhana

Ia menuturkan, produk UMKM mendapat perhatian yang cukup spesial dari AP 1 dimana sudah memiliki kawasan seluas lebih dari 2 ribu meter persegi baik di dalam maupun di luar kawasan Bandara YIA yang diperuntukkan bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.

"Di Kulon Progo sudah terdapat sebanyak 48 UMKM yang sudah bisa ditampilkan di Pasar Kotagede Bandara YIA karena secara kualitas sudah memenuhi persyaratan dan sangat bagus seperti batik, kerajinan dan olahan makanan. Ke depan saya ingin lebih banyak lagi UMKM yang bisa join dengan AP 1 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah membuka peluang baik dari tenant dan usaha transportasi dimana bisa menjadi peluang yang bisa ditangkap oleh masyarakat di Kabupaten Kulon Progo.

Namun, untuk produk UMKM yang dipasarkan di Bandara YIA ini sebelumnya telah melalui proses kurasi dari Dinas Koperasi dan UMKM DIY sehingga memberikan kesempatan bagi para pelaku UMKM yang terdapat di 4 Kabupaten dan Kota di D.I Yogyakarta.

"Kemarin dari 65 produk UMKM yg diajukan oleh koperasi ada 54 yang telah lolos kurasi sehingga cukup baik ke depannya karena kapasitas Pasar Kotagede bisa menampung 500 produk UMKM dan sekarang baru ada 300 produk UMKM yang didisplay," katanya.

Baca juga: Ulang Tahun Kulon Progo ke 69 : Terus Memacu Semangat Masyarakat Di Tengah Pandemi

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved