Berita Bisnis Terkini

Libur Nataru, Penumpang Bandara Adisutjipto Naik 20 Persen

Hingga 23 Desember, tercatat ada 21.000 penumpang yang melakukan perjalanan melalui Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

istimewa
Penumpang Bandara Adisutjipto Yogyakarta meningkat 20 persen jelang Libur Nataru, Jumat (24/12/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Natal dan Tahun Baru, lalu lintas pesawat dan penumpang di Bandara Adisutjipto meningkat.

Hal tersebut disampaikan oleh General Manager Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama.

Ia mengatakan ada peningkatan penumpang sekitar 20 persen.

Hingga 23 Desember, tercatat ada 21.000 penumpang. 

Baca juga: Bandara Adisutjipto Gelar Airport Security Committee Meeting ke-IV dan Tabletop Exercise 2021

"Sampai dengan tanggal 23 Desember, Bandara Adisutjipto mencatatkan 21.000 penumpang. Jika dibandingkan keseluruhan bulan November yaitu 22.000 penumpang, ada peningkatan 20 persen untuk rata-rata jumlah penumpang harian," katanya, Jumat (24/12/2021).

Pandu menerangkan peningkatan jumlah penumpang dipengaruhi harga swab PCR yang semakin terjangkau.

Tak hanya itu, vaksinasi Covid-19 pun semakin gencar sehingga sebagian besar masyarakat sudah tervaksin. 

Menurut dia, jika sudah tervaksin lengkap, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan, termasuk dengan pesawat menjadi semakin mudah. 

“Ketika masyarakat sudah melakukan vaksinasi lengkap, maka secara regulasi juga lebih mudah karena cukup melampirkan hasil antigen saja. Di samping itu, angka vaksinasi di Indonesia yang tinggi membuat masyarakat lebih percaya untuk melakukan perjalanan dengan moda transportasi udara,” terangnya. 

Baca juga: Angkasa Pura Retail Hadirkan Ruang Kreatif TILAS di Bandara Adisutjipto Yogyakarta

Ia menyebut syarat perjalanan masih tetap berlaku, khususnya saat Libur Nataru.

Sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan no. 111 tahun 2021, pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap cukup melampirkan hasil antigen yang berlaku 1 x 24 Jam setelah hasil keluar.

Sedangkan bagi pelaku perjalanan udara yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap, untuk sementara mobilitasnya dibatasi.

“Bagi para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan dimohon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta memahami peraturan yang berlaku demi kenyamanan dan keamanan bersama," tutupnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved