Breaking News:

Idul Adha 2020

Tips Mengelola dan Menyimpan Stok Daging Kurban Agar Tidak Mudah Rusak

Saking banyaknya daging kurban terkadang jadi masalah bagi yang tak bisa menyimpan dan mengolahnya.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Rina Eviana
Shutterstock
Ilustrasi 

Di tempat yang kotor, daging sangat mudah terkontaminasi. Bahkan, di tempat yang tidak bersih, mikroba dapat berkembang biak 10.000-100.000 kuman per menit.

3. Jika ingin batuk atau bersin, arahkan ke tempat lain.

"Jangan langsung ke arah daging. Kita upayakan semaksimal mungkin mengurangi kontaminasi daging oleh mikroba perusak maupun patogen," ucapnya.

4. Setelah dipisahkan dari bagian utama tubuh hewan, daging harus segera dimasak atau disimpan.

Jika kita mendapatkan daging kurban dalam keadaan kotor, mestinya segera dicuci bersih dan dimasak.

5. Dalam kondisi bersih, daging kurban dapat disimpan di dalam kulkas tanpa dicuci terlebih dahulu.

Menurut Nanung, mencuci daging hanya diperlukan sebelum daging dimasak.

Tips Mengolah Daging Kambing dan Sapi Agar Empuk dan Tidak Prengus dengan Bahan Alami

6. Daging kurban hendaknya tidak disimpan utuh beberapa kilogram, namun dipotong-potong ukuran kecil terlebih dahulu.

Ilustrasi memotong daging
Ilustrasi memotong daging (Shutterstock/Gumpanat)

Potongan daging kemudian dimasukkan ke dalam plastik bening ukuran 0,5 atau 1 kg, dimasukkan ke dalam kontainer plastik ukuran sedang, baru kemudian disimpan di dalam kulkas.

7. Udara di dalam plastik daging dapat dipakai untuk pernapasan mikroba pembusuk.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved