Idul Adha 2020

Tips Mengelola dan Menyimpan Stok Daging Kurban Agar Tidak Mudah Rusak

Saking banyaknya daging kurban terkadang jadi masalah bagi yang tak bisa menyimpan dan mengolahnya.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Besok, umat muslim akan merayakan Idul Adha 2020. Idul Adha diawali salat lalu dilanjutkan kurban.

Saat Idul Adha stok Daging Kurban di rumah pasti akan melimpah. Saking banyaknya daging kurban terkadang jadi masalah bagi yang tak bisa menyimpan dan mengolahnya. Daging akan menjadi cepat bau dan kualitasnya berkurang.

Untuk mencegah daging kurban terbuang sia-sia, simak tips menyimpan dan mengolah daging kurban agar tak mudah bau dan tetap berkualitas dari Dosen Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono.

PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN. Dokter hewan melakukan pemeriksaan kirban yang dijual di depo hewan kurban jalan Pramuka, Kota Yogyakarta, Senin (27/7/2020). Pemeriksaan yang dilakukam oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta teraebut untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban.
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN. Dokter hewan melakukan pemeriksaan kirban yang dijual di depo hewan kurban jalan Pramuka, Kota Yogyakarta, Senin (27/7/2020). Pemeriksaan yang dilakukam oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta teraebut untuk memastikan kesehatan dan kelayakan hewan kurban. (TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI)

Nanung menjelaskan perubahan itu di antaranya aroma daging kurban berubah, bahkan rasanya menjadi aneh.

Padahal, mestinya daging kurban menyehatkan.

"Daging kurban bisa menurun kualitasnya, bahkan rusak, jika kita salah dalam mengelola dan mengolah daging kurban," ujar Nanung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/7/2020).

Ia menyebutkan ada 11 tips penting agar daging kurban dapat dipertahankan kualitas dan keistimewaannya, di antaranya:

1. Jangan pernah memegang daging kurban ketika tangan kita kotor.

Kuman-kuman dan aneka mikroba penyebab penyakit (patogen) dapat dengan senang hati berpindah dan berkembang biak di daging. "Maka, mari kita biasakan mencuci tangan sebelum memegang daging segar," ungkap Nanung.

2. Jangan pernah meletakkan daging di tempat yang kotor, apalagi di tanah.

Halaman
1234
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Rina Eviana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved