Sudah Tutup 14 Hari, Pemkab Sleman Belum Berencana Buka Kembali Indogrosir
Pemkab Sleman sebelumnya menutup Indogrosir setelah adanya kasus seorang karyawan terkonfirmasi positif covid-19.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Peserta rapid test ini adalah yang sudah melakukan RDT tahap satu minggu kemarin, dan memiliki hasil non reaktif.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmaladewi, menjelaskan bahwa secara umum Rapid test berjalan lancar.
"Pelaksanaan rapid test kali ini diikuti 362 orang dan hasilnya enam orang reaktif. Bagi yang reaktif akan difasilitasi petugas puskesmas yang mewilayahi, untuk diantar ke pusat karantina kesehatan asrama haji," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan dari data terbaru, total penghuni Asrama Haji berjumlah 70 orang di mana kesemuanya merupakan orang tanpa gejala (OTG).
70 orang itu telah dilakukan swab dan yang sudah keluar hasilnya dan dinyatakan negatif berjumlah 23 orang.
"Dua orang dinyatakan positif dan dirujuk rawat inap di RSUD Prambanan," paparnya.
• Periksa 16.626 Kendaraan, Dirlantas Polda DIY Perketat Penjagaan Jelang Idulfitri
• Pemda DIY Masih Bahas Kepulangan 10 Tersisa WNA Asal India Bersama Kemenlu
Sementara Bambang Suharjana, dari Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menjelaskan bagi mereka yang reaktif telah dilakukan tes PCR dengan swab di asrama haji.
RDT tahap kedua sendiri diadakan selama tiga hari, yaitu Selasa (19/5/2020), Rabu (20/5/2020), dan kemudian dilanjutkan lagi minggu depan pada hari Rabu (27/5/2020).
"Terdapat jeda ke hari ketiga dikarenakan tanggal merah, sehingga teman-teman para petugas agar dapat beristirahat juga,” jelas Bambang.
(Tribunjogja.com/ Santo Ari)