Update Corona di DI Yogakarta
Pemda DIY Masih Bahas Kepulangan 10 Tersisa WNA Asal India Bersama Kemenlu
Sampai hari ini sudah ada lima Warga Negara Asing (WNA) asal India yang dipulangkan ke negara asal oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sampai hari ini sudah ada lima Warga Negara Asing (WNA) asal India yang dipulangkan ke negara asal oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY.
Sebelumnya diberitakan Tribunjogja.com jika total WNA asal India yang berada di DIY sebanyak 15 orang.
Sejak kedatangannya ke DIY dalam rangka berdakwah di Padukuhan Karangwuni, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman pertengahan April lalu, enam diantaranya dinyatakan Positif.
Sementara 11 sisanya menjalani karantina mandiri di Balai Diklat Pemerintah Daerah (Pemda) DIY sejak akhir April lalu.
Seiring berjalannya waktu, Pemda DIY kemudian terus berupaya untuk memulangkan mereka ke Negara asal.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 21 Mei 2020, 2 Nakes RSUP Dr Sardjito Dinyatakan Positif
Semula enam WNA yang seharusnya yang direpatriasi ke negera asal. Namun, lantaran satu WNA dinyatakan reaktif saat jalani test, WNA tersebut akhirnya dikembalikan ke Yogyakarta beberapa saat setelah melakukan test di Jakarta.
Wakil Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, pemulangan tersebut dilakukan siang tadi melaui pesawat dari bandara Yogyakarta International Air Port (YIA) menuju Bandara Soekarno Hatta, Jakarta yang kemudian diteruskan ke India.
Ia mengatakan, nasib 10 WNA asal India yang masih tertahan di DIY kondisinya masih belum pulih. Dia merinci, untuk enam WNA yang semula dinyatakan positif masih tetap jalani perawatan di RSPA. Hardjolukito, Yogyakarta.
Sedangkan tiga diantaranya masih jalani karantina di Balai Diklat Pemda DIY, Gunung Sempu, Tamantirto, Kabupaten Bantul.
• BREAKING NEWS : Lima WNA Asal India di DIY Telah Dipulangkan ke Negara Asal
"Sementara satu sisanya harus jalani isolasi karena dinyatakan reaktif saat test dibandara saat hendak pulang ke negara asal. Sekarang berada di RSI Kalasan," katanya, Rabu (20/5/2020)
Masih kata Biwara, untuk saat ini pihaknya masih belum memiliki rencana pemulangan tiga WNA yang bertahan di balai diklat.
Skema pemulangan, apakah akan menunggu pemulihan dari enam WNA yang masih jalani perawatan, atau memulangkan secara bertahap, sampai sata ini masih dalam pembahasan bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.
"Tentunya kami harap bisa dilakukan secara bertahap. Namun, itu kan menjadi keputusan dari Kemenlu. Karena mereka yang memiliki kewenangan. Pemda DIY hanya mengakomodir pemulangan ke Jakarta," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)