Yogyakarta

Periksa 16.626 Kendaraan, Dirlantas Polda DIY Perketat Penjagaan Jelang Idulfitri

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya, mengatakan, mengacu pada peraturan Operasi Ketupat Progo 2020, salah satunya aturan dilarang mud

Istimewa
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya lakukan arahan pada Jajarannya, untuk perketat perbatasan, Kamis (21/5/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Larangan mudik di tengah pandemi Covid-19, rupanya tak ditaati oleh sebagian masyarakat.

Jelang H-3 Lebaran, arus pemudik menuju Yogyakarta mengalami peningkatan.

Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah kendaraan bernopol luar Yogyakarta yang masuk ke wilayah DIY melalui daerah perbatasan yakni Prambanan, Kulonprogo maupun Tempel.

Menyikapi hal tersebut, pengawasan di daerah perbatasan pun akan semakin diperketat Jajaran Ditlantas Polda DIY yang dipusatkan pada tiga Pos check point.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol I Made Agus Prasatya, mengatakan, mengacu pada peraturan Operasi Ketupat Progo 2020, salah satunya aturan dilarang mudik guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Diduga Akan Melakukan Aksi Kejahatan, Sekelompok Pemuda Diamankan Polisi

Maka berbagai cara digalakan untuk mengantisipasi adanya pendatang ataupun masyarakat yang nekat mudik.

Salah satu titik fokus pada operasi ketupat kali ini, yakni penyekatan kendaraan di daerah perbatasan.

"Dengan tetap mempedomani himbauan pemerintah, untuk melarang adanya aktivitas mudik maka jelang H-3 Lebaran, Ditlantas Polda DIY mempeketat pintu pintu masuk dan jalan tikus di perbatasan Yogyakarta sehingga kendaraan yang akan masuk ke wilayah Yogyakarta tetap terpantau" kata dia, Kamis (21/5/2020)

Pria yang akrab disapa Agus ini menambahkan, selama 25 hari gelaran Operasi Ketupat Progo 2020, terdapat 16.626 unit kendaraan berplat nomor polisi luar Yogyakarta yang diperiksa, khususnya yang berasal dari zona merah.

Dari jumlah tersebut, kendaraan yang diminta putar balik sebanyak 635 unit.

Bantu Warga Terdampak Covid-19, PLN UID Jateng dan DIY Salurkan 6.135 Paket Sembako

"Mereka yang diharuskan putar balik, karena tidak bisa menunjukkan persyaratan perjalanan. Antara lain ada surat perintah melaksanakan tugas dari atasan, surat bermaterai yang diketahui lurah setempat, menjelaskan detail rencana perjalanan serta surat bebas Covid-19 dan tidak dapat menunjukkan KTP" Ungkapnya.

Dari Operasi Ketupat Progo 2020 ditengah pandemi covid-19 ini, Para Petugas Polantas tidak hanya memperketat pintu masuk Yogyakarta sebagai antisipasi datangnya pemudik.

Jajaran Ditlantas Polda DIY juga gencar memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat luas untuk tetap menerapkan aturan protokol penanganan Covid-19, dengan disiplin physical distancing, selalu menggunakan masker dan menghindari kerumunan massa. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved