Wabah Virus Corona
10 Kabar Baik Penanganan Virus Corona di Yogyakarta dan Indonesia
Ada sejumlah kabar baik yang bisa menumbuhkan optimisme kita dalam melawan penyebaran Virus Corona.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Sebab, hingga saat ini, belum ditemukan vaksin atas virus tersebut.
Menurutnya, pemerintah Indonesia juga sedang berusaha mengembangkan vaksin untuk COVID-19.
2. Pemetaan genom virus corona bertambah
Para ilmuwan Indonesia berhasil menambah pemetaan materi genetik dari virus corona penyebab Covid-19 yang menginfeksi pasien di Indonesia.
Saat ini, ada 9 isolat virus yang telah berhasil diurutkan.
Sebelumnya, ada tiga isolat yang telah dipetakan oleh tim ilmuwan Eijkman. Jadi, ada penambahan sebanyak 6 isolat.
"Jadi, dari Eijkman ada 7 (isolat yang berhasil diurutkan), kemudian 2 dari Unair" ungkap Direktur Lembaga Biologi Molekular Eijkman Profesor Amin Soebandrio sebagaimana dikutip Kompas.com, Minggu (10/5/2020).
Tiga di antaranya telah menunjukkan hasil analisis, sedangkan 6 sisanya masih berada dalam proses analisis.
Analisis genom ini dapat membantu ilmuwan melihat apakah virus corona di Indonesia memiliki kekerabatan dengan salah satu virus di negara lain.
4. Penggunaan tes cepat molekuler (TCM)
Selain menggunakan tes polymerase chain reaction (PCR), pemerintah kini juga menggunakan tes cepat molekuler (TCM) untuk memeriksa spesimen pasien Covid-19.
Tes ini mulai digunakan di satu laboratorium rumah sakit darurat Wisma Atlet, Kamis (7/5/2020).
Setidaknya, ada 15 mesin TCM yang teresebar di laboratorium seluruh Indonesia. Hasil tes menggunakan TCM terbilang cukup cepat, yaitu kurang lebih 2 jam.
Mengutip Kompas.com, 8 Mei 2020, ada 143.453 spesimen yang diperiksa dengan real-time PCR yang selama ini telah berjalan. Sementara itu, 328 lainnya diperiksa dengan TCM.
5. Indonesia terima 101 dukungan internasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-jumat-sore-total-pasien-virus-corona-di-indonesia-positif-covid-19.jpg)