Wabah Virus Corona
10 Kabar Baik Penanganan Virus Corona di Yogyakarta dan Indonesia
Ada sejumlah kabar baik yang bisa menumbuhkan optimisme kita dalam melawan penyebaran Virus Corona.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
Rapid Test massal terus digelar di Kabupaten dan Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hal ini tentu bermanfaat untuk mendeteksi dini penyebaran Virus Corona.
• Syarat dan Prosedur Rapid Test oleh Pemerintah Kota Yogyakarta
• Dinkes Gunungkidul Akan Gelar Rapid Test Massal di 30 Puskesmas
• Sekda DIY: Tidak Selalu PSBB, Bisa Rapid Test Massal Lagi
Semisal di Gunung Kidul yang akan menggelar Rapid Test massal di 30 puskesmas.
Pemeriksaan ini difokuskan pada kelompok masyarakat tertentu.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Gunungkidul, Sumitro mengatakan sebanyak 2.020 alat RDT disiapkan untuk pemeriksaan massal tersebut.
"Pemeriksaan dilakukan mulai Selasa (12/05/2020) hingga Sabtu (16/05/2020), serentak di 30 Puskesmas di Gunungkidul," kata Sumitro lewat jumpa pers, Senin (11/05/2020) sore.
Sasaran pemeriksaan Rapid Test massal ini antara lain 1,020 tenaga kesehatan di Puskesmas yang memiliki risiko tinggi, 238 ODP, serta 2 PDP dengan bejalan ringan.
Rapid Test juga ditujukan bagi 123 warga terkait Jemaah Tabligh, 610 pendatang dari wilayah transisi lokal, serta 27 pekerja migran.
Tak hanya itu, beberapa kabar baik secara nasional juga menambah keyakinan kita bahwa wabah virus corona ini mampu diatasi oleh seluruh elemen bangsa.
Beberapa kabar itu antara lain ;
1. BNPB prediksi kasus virus corona melandai pada Juni mendatang
Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Lilik Kurniawan memprediksi kasus COVID-19 di Indonesia mulai melandai pada bulan Juni mendatang.
Namun, Menurut Lilik, hal itu dapat terwujud apabila seluruh masyarakat berkontribusi dalam penanganan wabah ini.
• Kabar Baik, BNPB Memprediksi Virus Corona Mulai Landai Bulan Juni, Asalkan . . .
“Kalau ini bisa kita lakukan bersama-sama, Insya Allah kita akan bisa melalui ini dengan baik,” kata Lilik dalam diskusi daring, Senin (11/5/2020).
“Mungkin setelah Mei ini, Juni sudah mulai landai dan nanti Insya Allah September kita sudah mulai menurun dan harapannya nanti di akhir tahun sudah baik,” sambung dia.
Kendati demikian, ia mengungkapkan, wabah COVID-19 belum dapat dipastikan akan benar-benar tuntas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-jumat-sore-total-pasien-virus-corona-di-indonesia-positif-covid-19.jpg)