12 Ribu Lebih Pendatang Sudah Masuk Gunung Kidul, Terbanyak di Kecamatan Semin

Setidaknya hingga 6 Mei 2020 kemarin, sudah ada 12 ribu lebih pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Gunung Kidul

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL -Setidaknya hingga 6 Mei 2020 kemarin, sudah ada 12 ribu lebih pendatang yang masuk ke wilayah Kabupaten Gunung Kidul. Dari jumlah itu, pendatang terbanyak berada di Kecamatan Semin.

"Sejak pendataaan awal hingga kemarin, jumlah pendatang di Gunungkidul mencapai 12.168 jiwa," kata Kepala Diskominfo Gunungkidul Kelik Yunianto saat dihubungi pada Kamis (07/05/2020).

Kisah Warga Gunungkidul yang Relakan Rumahnya Dijadikan Tempat Isolasi Bagi Pemudik, Kulo Ikhlas

Angka pendatang tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada, dengan jumlah pendatang terbanyak berada di Kecamatan Semin mencapai 1,125 jiwa.

Sementara jumlah pendatang terendah berada di Panggang mencapai 217 jiwa.

Meskipun jumlah pendatang terus bertambah, Kelik menyebut ada tren penurunan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.

Prediksi Studi Singapura, Wabah Virus Corona di Indonesia Berakhir 7 Oktober 2020

Sebelumnya dalam sehari pendatang bisa mencapai angka di atas 200 orang.

"Kalau kemarin ini tercatat ada 144 pendatang dari luar Gunungkidul," ungkap Kelik.

Selain itu, Kelik juga menyebut ada setidaknya 1,065 dari 12,168 pendatang yang kembali ke asal perantauan.

Mereka kembali sebelum masa pemantauan 14 hari usai dilakukan. Saat ini terdapat 1,854 pendatang yang kondisi kesehatannya terus dipantau.

Dinkes Gunungkidul Telusuri Warga Reaktif Rapid Test Asal Supermarket di Sleman

Sebelumnya Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti menyampaikan jumlah kendaraan asal luar DIY justru meningkat.

Hal itu terlihat dari jumlah kendaraan yang diminta berputar balik arah di Posko Penyekatan.

"Ada 82 kendaraan plat luar DIY yang diminta berputar balik arah, dengan rincian 57 roda empat dan 25 roda dua," kata Enny dihubungi Rabu (06/05/2020) kemarin.

Enny mengatakan setidaknya ada 572 penumpang dalam 82 kendaraan tersebut.

Selain memiliki plat luar DIY, identitas penumpang juga menunjukkan asal luar daerah.

Mereka juga memiliki maksud dan tujuan yang tidak jelas saat ditanyai petugas di Posko Penyekatan.

Alhasil mereka pun diminta berputar balik arah.(TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved