Bantul

Dirikan Dapur Umum, Pemkab Bantul Siap Penuhi Kebutuhan Warga Terdampak Covid-19

Pemkab Bantul mendirikan dapur umum untuk membantu para warga yang terdampak corona, di halaman Pasar Seni Gabusan.

Dok Humas Pemkab Bantul
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendirikan dapur umum untuk membantu para warga yang terdampak corona, di halaman Pasar Seni Gabusan. Kebutuhan masyarakat selama tiga hari kedepan pun akan terpenuhi oleh program ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendirikan dapur umum untuk membantu para warga yang terdampak corona, di halaman Pasar Seni Gabusan.

Kebutuhan masyarakat selama tiga hari kedepan pun akan terpenuhi oleh program ini.

Bupati Bantul, Suharsono menuturkan, dapur umum ini merupakan inisiatif Pemkab, serta melibatkan elemen-elemen lain, layaknya dari Kodim 0729 dan Kepolisian Resor (Polres) Bantul.

Ia pun mengungkapkan, dapur umum beroperasi mulai Rabu (6/5/2020) siang.

Menhub Bakal Izinkan Moda Transportasi Umum Kembali Beroperasi, Tapi dengan Syarat Khusus

"Ada 90 personel gabungan yang bekerja menyiapkan ransum berupa nasi kotak hingga Jumat (8/5/2020) ya. Selama tiga hari, warga prioritas yang telah terdata akan mendapat bantuan ransum," tuturnya.

Suharsono, mematok target, sedikitnya 1.000 warga yang tersebar di 17 kecamatan di seantero Bantul, bisa menikmati ransum ini.

Menurutnya, sedikit banyak hal tersebut bisa meringankan beban warga terdampak, sembari menunggu bantuan dari pemerintah.

"Ya, semoga saja dapur umum ini mampu membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19," tambah politisi Partai Gerindra tersebut.

Pemerintah Desa di Bantul Ini Tetapkan Status Zona Merah Covid-19 untuk Wilayahnya

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0729/Bantul, Letkol. Kav. Didi Carsidi mengatakan, pihaknya menyiapkan 40 personil untuk mengoperasikan dapur umum.

Ditambah, dari Polres Bantul 30 orang, serta gabungan Tagana, BPBD, hingga Dinas Sosial.

Ia pun menjelaskan, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 25 juta untuk merealisasikan program tersebut.

Dana sebesar itu, lanjutnya, berasal dari anggaran Pemkab Bantul, yang bakal dimanfaatkan sepenuhnya untuk operasional dapur umum ini selama tiga hari.

Mengenai skema pembagian ransum kepada warga terdampak, pihaknya telah menugaskan 100 personil gabungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, untuk mengantarkannya langsung.

Sehingga, masyarakat cukup menunggunya, di rumah masing-masing.

"Sedangkan untuk menu, selama tiga hari akan kita variasikan. Ya, misalnya hari ini ayam, besoknya telur, kemudian lusa ikan laut," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved